Our Mutual Friend – Charles Dickens

Judul buku : Our Mutual Friend
Penulis : Charles Dickens @1864-1865 (Retold by Margaret Tarner) @1978
Penerbit : Dian Rakyat, 1995 (cetakan ketiga)
Tebal buku : 106 halaman

Kisah ini berlatar Inggris abad ke-19, dimana saat itu, orang-orang kaya masuk dalam kelompok yang disebut society, atau dikenal juga dengan ladies dan gentlemen. Status sosial pada masa itu sangat diagungkan. Beberapa orang yang disebut working-class berusaha untuk ‘menaikkan’ status sosial mereka di luar society.

Setelah empat belas tahun pergi dari rumah, John Harmon akhirnya kembali karena ayahnya meninggal dunia. Ayahnya sangat kaya, dan John Harmon adalah pewaris tunggalnya. Akan tetapi, dalam wasiat ayahnya, Harmon akan mewarisi seluruh hartanya hanya jika dia bersedia menikahi wanita pilihan ayahnya, Bella Wilfer. Dalam kapal di perjalanan pulangnya itulah dia merencanakan penyamaran untuk menyelidiki kepribadian Bella, sebelum memutuskan akan menikahinya atau tidak.

Di suatu malam di sungai Thames, Jesse Hexam bersama putrinya, Lizzie, yang sehari-harinya hidup dari apa saja yang bisa ditemukan di sungai itu, menemukan sesosok mayat. Mayat yang kemudian diidentifikasi sebagai John Harmon. Penemuan yang mengubah hidup keluarga miskin tersebut.

“Here I am in this ugly, black dress, Pa. I’m like a widow who has never been married. I was going to be rich and now I have nothing. No husband, no money. It was bad enough to be told to marry a stranger. But it’s worse, much worse, when the man gets himself drowned!” (p.10)

Oleh karena keluarga Harmon tidak memiliki pewaris, maka seluruh kekayaan tersebut jatuh ke tangan pengurus rumah tangga mereka, suami istri Boffin. Mereka menjadi ‘orang kaya baru’ dan bergabung dalam society. Karena kemurahan hati mereka, Bella Wilfer pun mendapat bagian dengan diizinkan tinggal di rumah calon suaminya yang sudah meninggal tersebut. Bersamaan dengan itu, muncul seseorang yang menyewa kamar di rumah ayah Wilfer, sekaligus melamar sebagai sekretaris Mr. Boffin. John Rokesmith, their mutual friend.

Kisah ini diwarnai oleh cinta yang rumit. Cinta Rokesmith terhadap Bella Wilfer, dimana dia sebagai orang ‘biasa’ seharusnya tidak boleh mengharapkan Bella yang sudah menjadi bagian dari society. Selain itu, teman dari pengacara keluarga Harmon, yang merupakan seorang gentleman, secara terang-terangan menyatakan cintanya kepada Lizzie Hexam. Sementara itu Charles Hexam, adik Lizzie, yang berusaha menaikkan ‘derajatnya’ dengan bersekolah hingga berhasil menjadi asisten guru, merasa terancam atas hubungan kakaknya dengan seorang gentleman.

“Yes, you are my ruin. I can think of nothing but you. It was an unhappy day for me when I first saw you. I think, perhaps, you will be the death of me.”

“You know what I am going to say. I love you. I have tried not to say it, but I must. You could draw me to fire, water, to death. But if you married me, you could draw me to good.” (p.39)

Persaingan kepala sekolah Charles yang juga mencintai Lizzie, kekayaan yang mengubah sifat Mr. Boffin, tuduhan terhadap John Rokesmith yang diduga mengincar harta Boffin, misteri kematian John Harmon dan segala konflik yang diwarnai dengan cinta, harta, dendam, kebencian, sampai pada pembunuhan.

Buku Our Mutual Friend ini dipersingkat untuk pembaca pada upper level, yang mengandung struktur dasar bahasa Inggris, dengan maksimal empat klausa dan sekitar 2.200 kosa kata. Akan tetapi, meski kisahnya dipadatkan sedemikian rupa, tidak mengurangi serunya kisah ini, inti ceritanya dan ketegangan yang ditimbulkannya. Meskipun ada beberapa tokoh yang hilang atau tidak diceritakan secara mendetail, dan beberapa kejadian atau peristiwa telah dihilangkan.

Salah satu kisah klasik Charles Dickens yang dipenuhi kritik sosial. Our Mutual Friend merupakan karya Dickens terakhir yang diselesaikannya. Setelah menulis ini, dia menulis The Mystery of Edwin Drood yang belum sempat diselesaikannya sampai dia meninggal dunia.

5/5 bintang untuk kisah klasik sepanjang masa.

http://klasikfanda.blogspot.com/2012/01/bulan-dickens-perayaan-200-tahun.html

3 responses to “Our Mutual Friend – Charles Dickens

  1. Wah, menarik nih! Kepengen baca!
    Btw thanks partisipasinya dalam lomba #reviewDickens yah. semoga beruntung! ^^

  2. Reblogged this on surgabukuku and commented:
    Review Our Mutual Friend karya Charles Dickens [entri untuk lomba #ReviewDickens]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s