Destination Unknown – Agatha Christie

Judul buku : Destination Unknown (Menuju Negeri Antah Berantah)
Penulis : Agatha Christie (1955)
Penerjemah : Lily Wibisono
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, September 2002 (cetakan keempat)
Tebal buku : 320 halaman

Seorang ilmuwan menghilang di tengah sebuah konferensi di Paris. Polisi tak dapat menemukan jejaknya, bahkan apa motif dari ‘kehilangan’ itu. Jessop, yang memimpin pencarian Thomas Betterton, memutuskan untuk memata-matai istri Betterton, Olive Betterton, yang merencanakan perjalanan ke Spanyol dan Maroko, demi mencari ketenangan. Akan tetapi, Jessop menduga dia akan menemui suaminya di salah satu tempat itu.

Perjalanan dan penyelidikan menjadi buntu ketika pesawat yang ditumpangi Olive mengalami kecelakaan, yang membunuh hampir semua penumpangnya. Tepat pada waktunya, Jessop menemukan seorang wanita 5 kaki 7 inchi, rambut merah, mata hijau kebiruan, mulut sedang, tak ada tanda-tanda mencolok, yang dimiliki oleh orang selain Olive Betterton. Dialah Hilary Craven, yang nyaris bunuh diri karena merasa hidupnya tak berharga lagi. Jessop mempekerjakan Hilary dalam misi berbahaya, berperan sebagai Olive.

Misi dijalankan dengan baik. Akan tetapi, dapatkah Hilary mengecoh banyak orang, termasuk nanti jika dia benar-benar bertemu dengan Thomas Betterton? Bagaimana dia bisa mengetahui apa rencana yang seharusnya dijalankan Olive Betterton? Apakah dia akan meninggal dalam misi ini, seperti yang diinginkannya sebelumnya? Apa misteri di balik hilangnya para ilmuwan dan kemana mereka dibawa?

Membaca buku ini dari awal, kita tidak bisa menebak apa yang terjadi dengan ilmuwan-ilmuwan yang menghilang tersebut. Apakah mereka diperas, apakah diculik, atau atas kesadaran sendiri mendirikan suatu organisasi rahasia. Banyak orang yang dimunculkan, yang pada awalnya tak jelas korelasinya, ternyata memiliki hubungan yang tak terduga. Bagian akhirnya pun, meskipun tak tertebak, tetapi tidak terlalu mengherankan karena pada akhirnya semua menjadi masuk akal dan cocok dengan realitas yang ada.

Misteri cerdas lain dari Agatha Christie. Sayangnya, saya agak kehilangan sosok eksentrik khas Christie seperti Hercule Poirot atau Miss Marple. Sepertinya memang saya pribadi lebih menyukai tokoh-tokoh tersebut ada dalam karyanya, atau sebaliknya, saya menyukai karyanya yang ada tokoh tersebut.

Tema ini dan beberapa detail di dalamnya mengingatkan saya pada beberapa karya yang pernah saya baca, maupun film yang saya tonton. Terbukti bahwa tema semacam ini tak lekang oleh zaman. Tentang ‘dunia baru’ dan semacamnya.

Untuk penerjemahannya sendiri cukup baik dan mudah dimengerti. Hanya terdapat ejaan yang mungkin masih lazim pada cetakan pertama tahun 1988, tetapi sebenarnya sudah tidak berlaku saat ini, seperti kata ‘konperensi’ yang agak mencolok mata saya. Untuk cover buku edisi ini, saya tidak tahu mengapa ada wujud zombie atau penyihir atau apa di situ. Kemudian ada semacam batu yang berbentuk kodok, yang mengingatkan pada laki-laki berwajah seperti kodok yang disebutkan di dalamnya (meskipun saya tidak yakin itu yang dimaksud). Satu-satunya yang masuk akal hanya butiran-butiran mutiara, yang merupakan salah satu petunjuk.

My Rating : 3/5

15 responses to “Destination Unknown – Agatha Christie

  1. Waaa.. Saya kebetulan ngga punya buku yang ini, pernah baca jaman duluuuu banget dan udah nda ingat ceritanya.. Hehe..🙂

  2. Saya punya dan sudah baca, kalau ngak salah di buku ini ngak ada marple atau poitor ya kan? trus antah berantahnya itu skeitar Maroko ya? *sedikit lupa* kmaren mau repiu ini tapi bukunya malah nyelip entah kemana

  3. sama, rasanya aneh baca karya AC tanpa kehadiran Poirot/Marple

  4. astridfelicialim

    nah, ini kayaknya salah satu buku AC yg belum aku baca dehh…soalnya suka ragu mau baca yg gak ada Miss Marple atau Poirot nya hihi…ini ala2 spy gitu kayanya ceritanya ya, sisi lain Agatha =)

  5. Ini salah 1 novel Agatha “without detective” yg aku sukai. Ada yang beda aja dari lainnya, meski aku tetep paling suka Hercule Poirot.

    • Bumbunya ga lengkap tanpa Poirot, yg ini formula khusus kali ya. Walau bagaimana pun kayanya saya ga bisa bllang ga suka sama karyanya Agatha Christie

  6. Ini buku lama banget! Aku pernah awal baca tapi ga sampe selesai karena bosen. Huehe.
    Penasara deh endingnya kayak apa.

    • kayanya semua bukunya Agatha Christie terbitnya juga sdh lama banget deh, Ky, hehe… yah, nyesel deh ga nylesein dulu :p
      aku juga sempat ‘ngambeg’ di awal karena ga nemu gregetnya, tp krn nanggung, lanjut baca dan ketemu juga sama si greget dan penasaran

  7. o.. ini salah satu buku AC yg ga ada Porot & Miss Marple , yag bagus yg ga ada mereka itu ‘Sepuluh anak negro’ ya.
    eh misi mampir ya😀

    • Yup, Sepuluh Anak Negro bagus juga, cuma sdh agak2 lupa ceritanya, bacanya sdh lama, tapi kesan pembunuhan ala Christie-nya lebih ada.
      Silakan, terima kasih sdh mampir🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s