“K” Is For Killer – Sue Grafton

Judul buku : “K” Is For Killer
Penulis : Sue Grafton (1994)
Penerbit : Ballantine Books, Mei 1995
Tebal buku : 307 halaman

Ini adalah kisah serial Kinsey Milhone yang kesebelas. Kinsey Milhone adalah detektif swasta wanita rekaan Sue Grafton. Uniknya, Grafton membuat kisah Milhone sesuai dengan huruf abjad. Setelah tanpa sengaja menemukan huruf “A” terbitan Alice Saputra Communications di sebuah toko buku, saya tertarik dengan kisah Milhone, karena memang saya menyukai kisah detektif. Tanpa sengaja pula menemukan huruf “K” ini dan beberapa huruf lain di stand buku impor yang langsung saya beli (meskipun tidak langsung saya baca). Dan ternyata Dastan Books telah menerjemahkannya pula (setahu saya sampai huruf “C”).

In the main, criminal homicide is an intimate, personal affair insofar as most homicide victims are killed by close relatives, friends, or acquaintances. Reason enough to keep your distance, if you’re asking me. (p.1)

Dalam buku ini, Kinsey dihadapkan pada sebuah kasus kematian yang penyelidikan telah ditutup oleh kepolisian sepuluh bulan lalu. Lorna Kepler ditemukan tewas di rumahnya, tanpa tanda-tanda kekerasan. Akan tetapi ibunya yakin bahwa Lorna adalah korban pembunuhan. Dia meminta Kinsey untuk menyelidikinya kembali.

Lorna, gadis cantik berusia 25 tahun, pada siang hari bekerja sebagai sekretaris di pengolahan air, aktif pada malam hari dengan berbagai ‘pekerjaannya’, dan diduga terlibat dalam sebuah film porno. Tinggal terpisah dari orang tuanya hingga tak bisa diputuskan kapan tepatnya dia meninggal. Tanpa jejak, tanpa saksi, tak ada kecurigaan motif maupun tersangka karena hidupnya yang independen.

Penyelidikan ini jelas tidak mudah. Polisi bahkan telah menyerah setelah berbulan-bulan penyelidikan, apalagi kini sangat sulit untuk menemukan bukti karena lamanya kasus ini. Dengan memanfaatkan koleganya di kepolisian, Kinsey mulai menyusun satu per satu fakta, dugaan, dan pola untuk menunjang penyelidikannya. Hambatan lain datang dari keluarga Kepler sendiri, yang terkesan menutup-nutupi masa lalu Lorna yang memang tidak bisa dikatakan sempurna. Juga ayah Lorna yang tidak menyetujui dibukanya kembali kasus ini.

Kinsey pun memulai dengan mengunjungi teman-teman Lorna, orang-orang yang dikenalnya, siapa saja yang ditemuinya, apa saja yang dilakukannya, bagaimana kesehariannya. Dia mengumpulkan hal-hal sekecil apa pun demi mendapatkan sebuah petunjuk. Dia memasuki dunia Lorna Kepler, dunia dimana dia ‘hidup’ pada malam hari. Kinsey yang terbiasa tidur awal dan bangun pagi, terpaksa mengikuti pola Lorna hingga dia bisa merasakan dan melihat hal-hal yang sebelumnya tak pernah diperhatikannya.

I pinned Lorna’s photograph on the board beside the cards. She looked back at me levelly with calm, hazel eyes and that enigmatic smile. Her dark hair was pulled smoothly away from her face. Slim and elegant, she leaned against the wall with hands in her pockets. I studied her as if she might reveal what she had learned in the last minutes of her life. With the silence of a cat, she returned my gaze. Time to get in touch with Lorna’s day self, I thought. (p.110)

Kisah detektif yang menarik, diambil dari sudut pandang detektif swasta wanita. Se’cuek’ apapun Kinsey digambarkan, wanita tetaplah wanita. Oleh karenanya, terkadang ada beberapa bagian buku ini agak sedikit sentimental. Akan tetapi, penggambaran emosi dan detailnya cukup bagus dan menarik. Alurnya sederhana, pola pikirnya jelas, dan gambaran visual yang tertulis membuat buku ini lebih ‘hidup’.

Agak kurang puas dengan akhirnya, mungkin karena terlalu penasaran dengan misterinya hingga saya membaca terlalu cepat dan kurang menelaah lebih mendalam ‘kode-kode’ dalam bahasa Inggris tersebut. Secara keseluruhan, saya bersedia membaca lagi sampai selesai huruf abjad. Buku kedua Milhone yang saya baca, saya nilai 3/5.

2 responses to ““K” Is For Killer – Sue Grafton

  1. dastas emang nerjemahin sampe c, tpi kabarnya terjemahannya tidak memuaskan

    • oya? kurang memuaskannya gmn? kebetulan aku blm punya yg “B” dan “C” juga, sdh niat mau beli. Not recommended ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s