Character Thursday (5)

Character Thursday
– Adalah book blog hop di mana setiap blog memposting tokoh pilihan dalam buku yang sedang atau telah dibaca selama seminggu terakhir (judul atau genre buku bebas).
– Kalian bisa menjelaskan mengapa kalian suka/benci tokoh itu, sekilas kepribadian si tokoh, atau peranannya dalam keseluruhan kisah.
– Jangan lupa mencantumkan juga cover buku yang tokohnya kalian ambil.
– Kalau buku itu sudah difilmkan, kalian juga bisa mencantumkan foto si tokoh dalam film, atau foto aktor/aktris yang kalian anggap cocok dengan kepribadian si tokoh.
Syarat Mengikuti :
1. Follow blog Fanda Classiclit sebagai host, bisa lewat Google Friend Connect (GFC) atau sign up via e-mail (ada di sidebar paling kanan). Dengan follow blog ini, kalian akan selalu tahu setiap kali blog ini mengadakan Character Thursday Blog Hop.
2. Letakkan button Character Thursday Blog Hop di posting kalian atau di sidebar blog, supaya follower kalian juga bisa menemukan blog hop ini. Kodenya bisa diambil di kotak di button.
3. Buat posting dengan menyertakan copy-paste “Character Thursday” dan “Syarat Mengikuti” ke dalam postingmu.
4. Isikan link (URL) posting kalian ke Linky di bawah post Fanda Classiclit. Cantumkan nama dengan format: Nama blogger @ nama blog, misalnya: Fanda @ Fanda Classiclit.
5. Jangan lupa kunjungi blog-blog peserta lain, dan temukan tokoh-tokoh pilihan mereka. Dengan begini, wawasan kita akan bertambah juga dengan buku-buku baru yang menarik…

Karakter pilihan minggu ini kuambil dari buku:

Dalam buku Ma Yan karya Sanie B. Kuncoro ada sesosok ibu, ibu dari Ma Yan.

Diceritakan bahwa ibu Ma Yan hanya sempat bersekolah selama satu tahun, hanya belajar menyanyi dan menari. Sebelum sempat belajar membaca, dia dibawa pulang oleh ibunya, karena alasan biaya, kemudian dipekerjakan di ladang. Saat beranjak dewasa, dia pun terpaksa menikahi lelaki pilihan orang tuanya. Meski awalnya tidak suka, tetapi dengan sebuah ketulusan, mereka menjalani kehidupan rumah tangga hingga memiliki tiga orang anak.

Ekonomi menghimpit keluarga ini, tetapi sang ibu tetap mengusahakan yang terbaik untuk anak-anaknya. Demi pendidikan Ma Yan, si sulung, dia rela bekerja keras meski kesehatannya sangat buruk. Dia menyadari keterpurukannya adalah karena kurangnya pendidikan, maka dia pun mengusahakan agar anak-anaknya tidak jatuh ke lubang yang sama.

“Serupa apakah ibu yang sempurna itu?

Tidak kutahu ukuran kesempurnaan itu. Tapi aku tahu, bahwa betapa aku jauh dari ukuran-ukuran kesempurnaan itu.

Bermula dari satu hal dasar kebutuhan manusia: makan.” (p.119)

Meski dia tak mampu membuat anak-anaknya makan kenyang, meski dia tak bisa memberi jaminan kenyamanan hidup, meski kadang perkataan keras keluar dari mulutnya, tetapi ibu Ma Yan menunjukkan bahwa semua ibu tetaplah sempurna di mata anak-anaknya.

Mari, ceritakan karaktermu minggu ini di Character Thursday.

6 responses to “Character Thursday (5)

  1. wah… aku belum pernah baca kisahnya Ma Yan. ini cerita nyata ya Zee?

  2. astridfelicialim

    jadi kangen mamaku =’)

  3. Buku yg bakal menguras air mata nih kayaknya..

    • katanya sih gitu, tapi ga berlaku buatku, hehe… gaya penulisannya ga terlalu ‘aku banget’, cukup berempati aja🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s