A Study In Scarlet – Sir Arthur Conan Doyle

Judul buku : A Study in Scarlet
Penulis : Sir Arthur Conan Doyle (1887)
Penerbit : Project Gutenberg (Ebook), April 1995 (Etext #244)

Ini adalah buku pertama dari seri Sherlock Holmes. Dimana pertama kalinya Sir Arthur Conan Doyle memperkenalkan Sherlock Holmes dan Dr. John Watson. Novel ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama dan akhir bagian kedua ditulis dalam bentuk jurnal Dr. John Watson, dokter veteran perang Afghanistan yang menjadi teman satu flat Sherlock Holmes. Sedangkan sebagian besar bagian kedua merupakan kisah tersendiri yang berhubungan dengan bagian pertama.

John Watson adalah dokter veteran Afghanistan, dia dipulangkan ke Inggris lebih awal karena tak bisa melanjutkan tugasnya. Dia hidup tanpa arah sampai bertemu teman lamanya, kemudian diperkenalkan dengan Sherlock Holmes. Dari situlah mereka mulai menyewa flat bersama-sama di 221B Baker Street yang termasyhur itu.

Meski telah tinggal bersama dalam satu flat, Watson nyaris tidak mengetahui apa pun tentang Holmes. Dia hanya melihat bahwa Holmes memiliki rutinitas setiap pagi, mengerjakan entah apa di laboratorium rumah sakit, menerima kunjungan-kunjungan tertentu, termasuk dari pihak kepolisian. Lambat laun, barulah Holmes menceritakan pekerjaannya, yaitu sebagai detektif konsultan. Dengan metode deduksi dan analisisnya, Holmes dapat mengetahui karakter dan kebiasaan seseorang hanya dari kukunya, lengan mantelnya, sepatu, jari-jari, dan lain sebagainya.

“From long habit the train of thoughts ran so swiftly through my mind, that I arrived at the conclusion without being conscious of intermediate steps.”

Itulah mengapa seringkali tampak bahwa Holmes langsung mendapatkan kesimpulan, tanpa kita tahu awal dan proses pikirnya. Akan tetapi, bukan berarti dia tidak memiliki dasar pemikiran yang jelas, karena biasanya akan dijelaskannya kemudian.

“It is a capital mistake to theorize before you have all the evidence. It biases the judgment.”

“Read it up — you really should. There is nothing new under the sun. It has all been done before.”

Pertama kali Watson melihat Holmes menangani kasus adalah saat Gregson dari kepolisian meminta bantuannya pada sebuah pembunuhan di Lauriston Gardens. Polisi tidak bisa menemukan apa pun, tidak ada senjata, dan tidak ada luka mematikan pada korbannya. Secara mengejutkan, Holmes dapat dengan tiba-tiba ‘membaca’ tempat kejadian, seolah-olah dia menyaksikan saat kematian korban itu.

Dengan berbekal petunjuk yang didapatkannya, dia mulai melakukan penyelidikan dengan caranya, sampai-sampai pembunuh itu sendiri yang datang ke Baker Street.

Pada bagian kedua, setting beralih ke padang pasir, dimana seorang laki-laki dan anak perempuan hampir mati kehausan. Mereka ditemukan oleh suku Mormons, ditolong, dan kemudian hidup bersama mereka. Kisah ini merupakan kisah tersendiri yang pada akhirnya akan berhubungan dengan asal-muasal serta alasan pembunuhan yang terjadi pada bagian pertama, yang telah dipecahkan oleh Sherlock Holmes.

Pengenalan karakter Sherlock Holmes dalam novel yang pertama ini begitu memukau. Kecerdasan Holmes begitu menonjol, dan kekaguman Watson juga tidak ditutup-tutupi. Sayangnya, dengan hilangnya kisah Holmes di bagian kedua menjadi semacam antiklimaks yang membosankan. Akan tetapi, setelah itu, semuanya berhasil dihubungkan dengan sangat cantik dan masuk akal. 4/5 untuk detektif dari Baker Street dan kawannya.

Mengenai karakter Sherlock Holmes secara umum dapat dilihat di sini.

5 responses to “A Study In Scarlet – Sir Arthur Conan Doyle

  1. Pingback: The Sign of Four – Sir Arthur Conan Doyle « Bacaan B.Zee

  2. Pingback: The Red-Headed League – Sir Arthur Conan Doyle | Bacaan B.Zee

  3. Pingback: The Boscombe Valley Mystery – Sir Arthur Conan Doyle | Bacaan B.Zee

  4. Pingback: The Adventures of Sherlock Holmes – Sir Arthur Conan Doyle | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s