Heidi – Johanna Spyri

Review in both Bahasa Indonesia and English.

Judul buku : Heidi
Penulis : Johanna Spyri
Penerjemah : Leo Sabath
Penerbit : Penerbit Bentang, Januari 2010 (cetakan pertama)
Tebal buku : vi + 338 halaman

Gadis kecil itu bernama Heidi. Usianya sekitar lima tahun saat dia dibawa oleh Dete–bibinya, ke rumah kakeknya, Paman Alm. Semua orang mengecam Dete yang tega meninggalkan Heidi bersama kakeknya yang memiliki reputasi tidak baik. Paman Alm juga telah mengasingkan diri dari kehidupan, siapa yang percaya dia bisa mengasuh cucunya dengan baik.

Akan tetapi, Heidi yang manis dan cerdas itu mampu melunakkan hati Paman Alm. Dalam waktu singkat, kehadiran Heidi menjadi berkah bagi banyak orang. Setiap orang yang mengenalnya akan menyayanginya. Sampai suatu ketika, Dete kembali lagi untuk mengambil Heidi. Dia diminta oleh sebuah keluarga kaya mencari seorang anak perempuan, untuk teman bermain putri mereka yang cacat. Heidi yang tidak tahu apa-apa terpaksa meninggalkan tempat dan orang-orang yang dicintainya, begitu pula orang-orang di sekitar Heidi yang sangat sayang padanya.

Di rumah besar itulah, Heidi belajar banyak hal. Akan tetapi, masalah datang silih berganti, di satu sisi Heidi menikmati tempat barunya, di sisi lain dia juga merasa tersiksa.

This sweet girl named Heidi gave us various feelings while reading her story. She was adorable, cute and smart girl, but sometimes she’s pitiful, not to mention annoying for some people around her. It was because she didn’t get proper educations to live in the different neighborhood. As time went on, she learned many things and grew up. This kind of fiction is slightly digest, entertaining, but contains many values, not only for children, but also for adults, directly as well as indirectly.

Kisah semacam ini memang hanya menyoroti kisah sehari-hari, bukan sesuatu yang muluk-muluk atau luar biasa. Akan tetapi dari hal-hal biasa di sekitar kita, kita diajak untuk melihatnya secara luar biasa, menilik hal-hal yang seringkali terlewatkan oleh indera kita yang terlampau sibuk.

It is about kinship, friendship, divinity, society, forgiveness, kindness, thankfulness. Everyday problems, common conflicts. 4/5 stars for this blessing child.

Entered to The Classic Bribe 2012 Challenge & Giveaway

5 responses to “Heidi – Johanna Spyri

  1. aku suka ama Heidi, begitu polosnya

  2. Pingback: What We Did Last Summer – The Classic Bribe Wrap-Up |

  3. Pingback: First Year Update of The Classics Club Project | Bacaan B.Zee

  4. Pingback: Children’s Classics Literature: Berbagai Genre, Berbagai Masa | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s