Short Story : Gasing – Kafka

Di bulan Juli ini ada event menarik dari Baca Klasik, yaitu Shorty July.

Di sini, kita diajak untuk membaca salah satu atau beberapa cerpen karya penulis klasik dunia. Tujuannya adalah untuk mengenal karya penulis yang bukunya belum pernah atau belum berani kita baca.

Kebetulan saya menemukan buku ini:

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRkejfI45vcPTiSIajTUcZM_4h0NNW_EKTnGPJ00sjnJXgs47QVliDqWwBuku ini diberi judul “Pagi di Amerika” yang sebenarnya hanyalah judul dari salah satu cerpen pendek dari “47 Cerpen Mini dari 5 Benua”, sesuai subjudulnya. Meski tidak semuanya karya penulis klasik, buku terbitan Serambi Ilmu Semesta (2004) ini memuat beberapa nama yang tak asing, salah satunya Kafka.

Cerpen mini Gasing, yang berada pada halaman 161-162 ini, menceritakan tentang seorang filsuf yang gemar berkeliaran di tempat anak-anak bermain. Saat anak-anak tersebut memutar gasingnya, sang filsuf akan mengejar dan menangkap gasing itu, demi memahami hal sederhana semacam detail berputarnya gasing. Dia berpikir bahwa jika hal sederhana semacam itu bisa dipahaminya, maka hal-hal besar lain akan mudah dipahami. Akan tetapi, dia harus menelan kekecewaan karena gasing yang ditangkapnya berhenti berputar, dan dia kehilangan kesempatan untuk memahaminya.

Cerita ini hanya pendek saja, tetapi sungguh menggelitik. Kafka seakan menunjukkan kebodohan teremeh dari seseorang yang mencoba memahami hal yang menurutnya remeh. Hal ini membuat saya berpikir bahwa untuk mempelajari sesuatu tidak serta-merta mengikuti pola berpikir kita, tetapi kitalah yang seharusnya mengikuti naluri dari segala sesuatu yang akan kita pelajari. Jika kita berpikir untuk mempelajari detail gasing berputar, kemudian kita mendapatkan bahwa gasing berhenti berputar saat kita sentuh, bukan gasing itu yang salah, akan tetapi cara kita untuk mempelajari gasing berputar itulah yang harus kita ubah.

Saya belum sekali pun membaca karya Kafka, meski telah memiliki sebuah bukunya. Dengan melihat cerpen pendek ini, saya menjadi tertarik dengan pola pikirnya yang sederhana tapi kompleks. Hanya dengan beberapa patah kata, dia mengubah hal biasa semacam gasing menjadi cerminan kebodohan orang yang merasa bisa menemukan hal penting.

4/5 bintang.

5 responses to “Short Story : Gasing – Kafka

  1. Pingback: Short Story : Sebuah Kejadian Sehari-Hari – Kafka « Bacaan B.Zee

  2. Wah, aku juga belum pernah baca (dan masih keder u/ baca) Kafka, tapi dari cerpen ini kayaknya filofofis banget ya beliau.
    Eh ternyata Serambi sudah pernah terbitkan kumcer klasik sejak th 2004 ya? Tapi kayaknya bukunya udah gak beredar ya (at least aku gak pernah lihat).

  3. Pingback: Pengumuman Pemenang #ShortyJuly « Baca Klasik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s