Ceritaku dan Bebi

Dalam rangka memperingati Hari Blogger Nasional pada 27 Oktober lalu, maka saya dan teman-teman Blogger Buku Indonesia (BBI) mengadakan posting bersama tentang sejarah kami bergabung dengan BBI. Sebenarnya tak banyak yang bisa saya ceritakan sebelum ataupun menjelang bergabungnya saya dengan BBI, karena cerita-cerita indah itu ada saat saya telah bergabung dengan BBI :’)

Awalnya saya sama sekali buta dengan komunitas pecinta buku di dunia maya, sampai pada pertengahan tahun 2011 saya baru benar-benar bergabung dan mulai aktif di Goodreads, dilanjutkan ke Goodreads Indonesia (GRI). Di GRI saya menemukan teman-teman yang asyik untuk diajak diskusi mengenai buku dan perbukuan, teman-teman yang sulit saya temukan di dunia nyata saat itu. Kemudian saat teman-teman GRI Solo mengadakan kopi darat (kopdar) yang kesekian kalinya, tanpa berpikir panjang saya mengusahakan untuk ikut. Waktu itu tercatat 31 Desember 2011, di rumah kak Roos, yang dihadiri oleh Sulis, Ratih, mba Ririn dan Leeta. Dari pertemuan hari itu saya mendapatkan informasi dari Sulis bahwa tanggal 8 Januari 2012 akan ada kopdar BBI Solo-Jogja di rumah Alvina. Dari situlah perkenalan awal saya dengan BBI.

Sebenarnya saya masih kurang jelas tentang BBI itu, sampai saya menelusuri grup GRI dan melihat-lihat beberapa blog yang tergabung dalam BBI. Awalnya sempat ragu untuk bergabung, mengingat blog lama saya jarang sekali terurus. Namun karena mulai terbiasa membuat review di Goodreads, tidak ada salahnya dicoba. Sempat ragu mau bergabung di kopdar BBI itu, karena saya belum jadi anggota. Tapi karena dorongan dari Sulis akhirnya saya datang juga. Di sana saya bertemu dengan anggota BBI yang lain untuk pertama kalinya; Okymas Dion, serta mba Dani yang juga baru akan bergabung saat itu–mendengar serunya kegiatan mereka, salah satunya yang sedang hangat saat itu adalah Secret Santa. Namun bukan karena itu saya memutuskan bergabung. Alasan yang paling mendasar adalah bahwa blog buku adalah salah satu penyaluran yang pas untuk saya saat itu. Prosesnya sangat cepat, karena merasa harus menghapus predikat ‘penyusup’ dalam kopdar tersebut, maka pada 13 Januari 2012 lahirlah blog buku saya ini.

Setelah bergabung pun sebenarnya saya masih agak rabun dengan kegiatan BBI. Perlahan-lahan saya mengikuti posting bersama, berkenalan satu per satu dengan para anggota lama, dan dari situlah cakrawala saya tentang buku menjadi lebih luas lagi. Di BBI, saya menemukan berbagai macam manusia dengan berbagai macam sifat, latar belakang, domisili dan berbagai genre buku yang berbeda-beda; mulai dari ‘makanan’ saya sehari-hari, sampai pada yang belum pernah saya jamah sama sekali. Satu hal yang menyatukan kami adalah buku, kami semua mencintai buku, dan kami mewujudkan cinta itu dengan membaca dan membicarakan tentangnya. Meski demikian, ternyata ikatan berupa buku itu sangat luas. Jika orang mengatakan buku adalah jendela dunia, maka begitu pulalah pertemanan atas nama buku. Buku itu hanyalah sebagai sarana, karena sesungguhnya hakikat buku itu sendiri mencakup seluruh alam semesta. Komunitas BBI tidak hanya melulu bicara tentang buku, tetapi seluruh alam semesta dan isinya dapat menjadi perbincangan, hanya melalui perantaraan buku.

Dari seratusan lebih anggota BBI, memang belum semua saya kenal, apalagi anggotanya terus bertambah. Beberapa mungkin hanya saya ketahui blog-nya, beberapa mungkin terlewatkan oleh saya. Oleh karena saya bukanlah blogwalker yang sabar dan telaten, juga ‘masa aktif’ yang kadang berbeda. Namun, kenal atau tidak, kita semua sesama blogger buku bersaudara dalam buku ^_^

36 responses to “Ceritaku dan Bebi

  1. Bener bangeeeet >,< kita semua berteman dan bisa berbicang apa aja hanya dengan perantaraan buku!!!!

  2. Salam buku, jd teringat kenangan di rumah Alvina dulu itu ya, seruuuu kita ngabisin snak di rumah Alvina (-__-)

  3. eaaaa.. bebinya penuuh cintaaaa🙂

  4. astridfelicialim

    keep calm and book blogging, like this zee! =)

  5. ya, kita saudara seperbukuan ya…, eh logo bebi yg dikelilingi hati itu menarik juga yaa..🙂

  6. @ana : iya, dan berasa nyambung aja walaupun baru kenal🙂

    @mas Dion : kan kamu mas yg ngabisin :p

    @alvina : haha, kita semua cinta bebi❤

    @mba astrid : haha, thank you😀

  7. terharu banget baca postingannya, zee. Kamu kok pinter banget sih mengolah katam zee :’)

  8. Gambar bebi di dalam hati pink itu unyuu. Nice post😉

  9. “Bersaudara dalam Buku”
    suka sekali dengan kalimat ini… ;D

  10. kalau ngeliat B.Zee wara-wiri di twitter yang kebayang pertama adalah buku klasik.😄
    Postingan tiap bulannya bikin ngiri nih. Pengen bisa nulis review macam dulu lagi. >.<

  11. awww… logo Bebinya romantis ;))

  12. ‘Hakikat buku itu sendiri mencakup alam semesta’ — agree..agree..and agree, through stories and books we can go everywhere, nothing impossible if we still have imagination and appreciate the art – knowledge of each stories.

  13. review yang supeeee
    yah akhirnya semesta yang dibicarakan🙂

  14. Waah, ternyata member lama. Salam, senpai.😀

  15. logo Bebi pake hati, cocok untuk edisi valentine🙂
    eh, nanti kalo pas lagi secret santa, si Bebi dipakein topi santa lucu juga tuh..

  16. Haha, jadi inget pertama kali kita berjumpa di rumah mba Alvina itu~ aku di tawari buku ‘berat’ punyamu itu mba. Yang soal dokter kalo ga salah.. langsung ku kasih ke mba Vina, soalnya ga yakin bisa bacanya =))

  17. Sinta Nisfuanna

    Namun, kenal atau tidak, kita semua sesama blogger buku bersaudara dalam buku ^_^ <<< suka kalimat ini

    btw logo BBInya so sweet😀

  18. “ternyata ikatan berupa buku itu sangat luas. Jika orang mengatakan buku adalah jendela dunia, maka begitu pulalah pertemanan atas nama buku. Buku itu hanyalah sebagai sarana, karena sesungguhnya hakikat buku itu sendiri mencakup seluruh alam semesta. Komunitas BBI tidak hanya melulu bicara tentang buku, tetapi seluruh alam semesta dan isinya dapat menjadi perbincangan, hanya melalui perantaraan buku.”

    Suka nggak nyangka klo udah ngobrol dengan anak-anak BBI lainnya arah pembicaraan mengalir entah kemana-mana. Dan…. thanks banget Bzee untuk kesediaannya bolak-balik tobuk untuk ngebeliin titipanku walaupun aku lama transfernya…. *malu*😉

  19. Gambar bebi pinky nya unyuuuuu!! Hehehe..

  20. Pingback: Tahun Kedua Bersama Bebi | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s