As You Like It – William Shakespeare

as you like itReview in Bahasa Indonesia and English

Judul buku : As You Like It
Penulis : William Shakespeare (1601)
Penerbit : Project Gutenberg, Ebook #1121, Desember 1997
Tebal buku : 248 halaman

All the world’s a stage,     
And all the men and women merely players;     
They have their exits and their entrances;     
And one man in his time plays many parts,
(Jaques, Act II Scene VII)

Orlando–putra termuda dari Sir Rowland de Boys, merasa tak puas dengan perlakuan kakak tertuanya—Oliver, kepadanya. Dia merasa Oliver tidak memberikan hak atas harta yang diwariskan oleh ayahnya. Orlando merasa tidak mendapatkan pendidikan dan kesejahteraan yang layak sebagaimana kakak keduanya. Hal ini menyebabkan keduanya berselisih.

Sementara itu, Oliver mendapatkan berita bahwa Duke yang lama telah disingkirkan dan diasingkan ke hutan oleh adiknya sendiri, Frederick. Oliver pun menjanjikan hadiah bagi pegulat Duke yang akan bertanding dengan Orlando, jika berhasil mengalahkannya. Namun, saat hari itu tiba, ternyata Orlando lah yang jatuh sebagai pemenangnya. Menyadari maksud jahat kakaknya, Orlando bersama dengan pelayan setianya—Adam, melarikan diri ke hutan.

Di kediaman Duke Frederick, atas kemurahan hatinya dan demi putrinya—Celia, Duke yang baru membiarkan keponakannya, yaitu putri dari Duke yang lama—Rosalind, tinggal bersama Celia. Saat itu keduanya melihat bagaimana Orlando mengalahkan pegulat Duke. Mengetahui bahwa Orlando adalah putra dari Sir Rowland yang merupakan sahabat baik ayahnya, Rosalind memberikan kalungnya, untuk keberuntungan. Tampaknya keberpihakan itu menyebabkan Duke Frederick tidak berkenan sehingga mengusirnya dari kediamannya. Celia yang sangat menyayangi Rosalind pun memutuskan untuk melarikan diri bersama. Keduanya menyamar, Rosalind berdandan seperti pria dan menamakan dirinya Ganymede, sedangkan Celia memakai pakaian biasa dan mengubah namanya menjadi Aliena.

Now go we in content
To liberty, and not to banishment.
(Celia, Act I Scene III)

Ternyata Orlando tak bisa membendung kerinduannya pada sosok putri Duke yang terasing itu. Di dalam hutan, dia menuliskan puisi-puisi cinta dan menempelkannya di pepohonan di hutan. Rosalind yang melihat namanya disebutkan berkali-kali pada puisi-puisi tersebut baru menyadari bahwa pelakunya adalah Orlando setelah diberi tahu oleh Celia. Saat bertemu dengan Orlando yang gundah, Rosalind yang berperan sebagai Ganymede menjanjikan untuk membuat Rosalind membalas cinta Orlando. Syaratnya, Orlando harus memanggil Ganymede sebagai Rosalind, dan memperlakukannya sebagaimana dia memperlakukan Rosalind.

We that are true lovers run into strange capers; but as all is mortal in nature, so is all nature in love mortal in folly. (Touchstone, Act II Scene IV)

Sementara itu, di hutan juga ada pecinta lain yang sedang gundah. Silvius yang telah mantap untuk meminang Phebe dan yakin telah mendapatkan cintanya, menyadari bahwa Phebe tertarik pada Ganymede. Di tengah kegundahan para pecinta itu, Ganymede memerintahkan mereka semua berkumpul keesokan harinya. Besok akan ada pernikahan antara Celia dan Oliver. Ya, Oliver yang bermaksud menjemput Orlando untuk berdamai dengan adiknya, tanpa sengaja bertemu dengan Aliena dan jatuh cinta. Ganymede berkata bahwa jika mereka semua hadir, maka dia memastikan bahwa Orlando akan menikahi Rosalind. Kemudian jika besok setelah Ganymede membuka jati dirinya dan Phebe tidak menginginkannya lagi, maka dia harus menikah dengan Silvius.

Sebagaimana drama Shakespeare pada umumnya, kisah ini agak rumit jika diceritakan. Selain kisah utama dan karakter-karakter yang telah saya sebutkan, ada pula karakter pendukung lain dengan dialog-dialog konyol yang mewarnai komedi yang satu ini. Perdebatan, sindiran, serta potret mengenai paradoks dari sebuah kebodohan juga berulang kali disampaikan.

The more pity that fools may not speak wisely what wise men do foolishly. (Touchstone, Act I Scene II)

‘The fool doth think he is wise, but the wise man knows himself to be a fool.’ (Touchstone, Act V Scene I)

A traveller! By my faith, you have great reason to be sad. I fear you have sold your own lands to see other men’s; then to have seen much and to have nothing is to have rich eyes and poor hands. (Rosalind, Act IV Scene I)

I really enjoy reading this Shakespeare’s comedy. Although it didn’t make me laugh, I often smile at some parts of the play. I see that Shakespeare portrayed lovers as silly person. Indeed, when we’re falling in love—as Touchstone said—we act strangely. At some parts, we could see a fool give us wise words.

With those disguising things, it seems the play want to told that we can’t judge people by his/her physical appearance. Just like Phebe that became interested in Ganymede, she was blinded from Silvius true love. Until Phebe found out that Ganymede was a woman, then her eyes opened and her heart awakened to back to her real lover.

4/5 for this lovers comedy, and let’s sing together:

It was a lover and his lass,
With a hey, and a ho, and a hey nonino,
That o’er the green corn-field did pass
In the spring time, the only pretty ring time,
When birds do sing, hey ding a ding, ding.
Sweet lovers love the spring.
Between the acres of the rye,
With a hey, and a ho, and a hey nonino,
These pretty country folks would lie,
In the spring time, &c.
This carol they began that hour,
With a hey, and a ho, and a hey nonino,
How that a life was but a flower,
In the spring time, &c.
And therefore take the present time,
With a hey, and a ho, and a hey nonino,
For love is crowned with the prime,
In the spring time, &c.
(Act V Scene III)

Review #2 of Let’s Read Plays

See this play’s meme about costume here.

5 responses to “As You Like It – William Shakespeare

  1. Pingback: Character Thursday (27) : Orlando in As You Like It | Bacaan B.Zee

  2. Pingback: Character Thursday (28) : Rosalind in As You Like It | Bacaan B.Zee

  3. Pingback: First Year Update of The Classics Club Project | Bacaan B.Zee

  4. Pingback: Let’s Read Plays Wrap Up | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s