For One More Day – Mitch Albom

for one more dayJudul buku : For One More Day (Satu Hari Bersamamu)
Penulis : Mitch Albom (2006)
Alih bahasa : Olivia Gerungan
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, April 2008 (cetakan kedua)
Tebal buku : 248 halaman

Dan menjadi tak terdengar adalah dasar bagi seseorang untuk menyerah, dan menyerah adalah titik awalmu melepaskan diri. (p.16)

Chick Benetto kecil sangat dekat dengan ayahnya. Sampai suatu hari, dia baru tingkat lima sekolah dasar, saat ayahnya meninggalkan keluarga mereka. Kehidupan Chick menjadi berbeda, selalu ada yang salah dan hilang. Dia tak pernah benar-benar dekat dengan ibunya, dan selalu mengecewakannya.Sampai di hari kematian ibunya, Chick jatuh dan menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Dia melarikan diri ke minuman keras, istri dan putri satu-satunya pun lari darinya.

Ketika kau membusuk dari dalam dirimu, kau membusuk di hadapan semua orang, bahkan di depan orang-orang yang kausayangi. (p.14)

Pada puncak keputusasaan, Chick memutuskan untuk bunuh diri.

Intinya bukan: untuk apa? Tapi lebih kepada: apa bedanya? (p.16)

Chick kembali ke rumah lamanya, untuk mengakhiri hidupnya di sana. Namun, di saat tubuhnya telah berdarah dan kepalanya terasa berat–dia belum mati—ibunya yang telah meninggal delapan tahun lalu muncul di hadapannya. Masih sama seperti di saat terakhir. Ibunya merawat lukanya, membuatkan sarapan, mengajaknya ke rumah orang-orang yang akan diriasnya. Chick mendapatkan satu hari lagi bersama ibunya.

Semuanya begitu nyata, seolah tak pernah terjadi apa-apa. Tak ada kematian, tak ada jarak bertahun-tahun yang menjauhkan Chick dari ibunya. Dalam perjalanan sehari itu, Chick membuka mata atas apa yang telah dilakukan ibunya selama ini untuknya. Pengorbanan, kesabaran, dan perhatian yang melebihi apa yang dicobanya dicari dari orang yang tak pernah bisa memberikannya, ayahnya. Selama ini, Chick selalu ingin memenuhi harapan ayahnya untuk menjadi pemain bisbol hingga kerap terpaksa mengecewakan ibunya. Namun, apa yang didapatkannya ternyata tidak sesuai harapannya.

Buku ini disusun dengan gaya khas Albom, dalam bab-bab pendek, potongan-potongan kejadian, tapi semuanya berjalin secara utuh dalam sebuah karya yang mudah dicerna. Pesan-pesan besar disampaikan melalui kalimat-kalimat sederhana, melalui kehidupan sehari-hari, apa yang tampak maupun tak tampak oleh mata kita.

Konon, kisah Chick Benetto adalah kisah nyata yang diceritakan kepada Albom saat dia berkunjung ke Pepperville Beach. Saya suka cara Albom menceritakannya. Dia menyisipkan catatan-catatan pribadi Chick di antara bab, yang memperkuat kesan cerita. Dia juga menggunakan sudut pandang orang pertama, sehingga seolah kita mendengarkan sendiri kisahnya.

Meskipun tidak ada hubungannya dengan inti dari kisah ini, ada satu bagian yang saya suka. Bagian ini merupakan sindiran yang harus didengarkan oleh tenaga kesehatan mana pun di dunia ini.

Dia percaya itu membuat mereka merasa lebih baik. Itu intinya rawat inap di rumah sakit, bukan? “Kau tak seharusnya masuk ke sana dan membusuk,” katanya. (p.101)

Ibu Chick memang adalah seorang perawat, dan dia selalu membuat pasien-pasiennya merasa lebih baik dengan penampilan mereka. Saya baru tahu ternyata di Amerika pun hal seperti ini pernah menjadi masalah.

Buku ini mengangkat sesuatu yang penting bagi semua orang, hal yang tak habisnya akan dibahas, hal yang seringkali terabaikan saat ada kemudian dirindukan saat tidak ada: kasih sayang seorang ibu. 5/5 bintang.

“Aku melakukan apa yang penting bagiku,” katanya. “Aku menjadi seorang ibu.” (p.165)

PS : Bulan ini Gramedia menerbitkan ulang buku ini dengan cover yang lebih cantik, dan menurut saya lebih menggambarkan keseluruhan isi cerita. Penyegaran dari cover buku Albom yang aslinya tanpa gambar sama sekali.

for one more day baru

Review ini dibuat dalam rangka posting bersama @BBI_2011 bulan Desember dengan tema buku karya Mitch Albom.

14 responses to “For One More Day – Mitch Albom

  1. 5 bintang ya😉 bagus buku ini, hiks jadi pengen beli yang bahasa Indonesianya gara-gara cover terjemahannya bagus.

  2. Baru tau ada cover baru dr gramedia, bagus ya🙂 jd pgn baca ulang..

  3. bukunya Albom kayanya bagus2 ya… *telat*
    5 people jga keren😀

  4. fingerprintale

    wah bagus banget cover barunya… jadi mau beli…
    tapi kok nda pernah liat di TB sini yo.

    mbak, ini beneran cerita asli Chick Benneto ?
    Aku taunya Chick itu fiksi, ini cerita yang dibuat Mitch Albom yang terinspirasi dari hidupnya Mitch Albom sendiri.
    Tapi gak tau juga yang mana yang bener. Awalnya juga aku berpikiran Chick Beneto itu nyata.

    salam kenal🙂

    • Dia nulisnya di awal buku kan Chick Benetto yg cerita ke Mitch Albom, terus diceritakan kembali lewat buku ini.
      Salam kenal juga.

  5. cover yang baru ebij keren tapi cover yang lama lebih menunjukkan jatidiri si Bennetto

  6. Pingback: [Book Review] For One More Day by Mitch Albom | lustandcoffee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s