Harry Potter and the Prisoner of Azkaban – J. K. Rowling

hp3Title : Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (Harry Potter #3)
Author : J. K. Rowling (1999)
Format : ebook

(Review Harry Potter #2)

“THE DARK LORD LIES ALONE AND FRIENDLESS, ABANDONED BY HIS FOLLOWERS. HIS SERVANT HAS BEEN CHAINED THESE TWELVE YEARS. TONIGHT, BEFORE MIDNIGHT… THE SERVANT WILL BREAK FREE AND SET OUT TO REJOIN HIS MASTER. THE DARK LORD WILL RISE AGAIN WITH HIS SERVANTS AID, GREATER AND MORE TERRIBLE THAN EVER HE WAS. TONIGHT… BEFORE MIDNIGHT… THE SERVANT… WILL SET OU… TO REJOIN… HIS MASTER….

Liburan sekolah tak pernah menyenangkan untuk Harry, oleh karena dia harus kembali ke rumah Dursley dan kembali menjalani kesemena-menaan keluarga terakhirnya tersebut. Kali ini, masalah ditambah dengan kunjungan Bibi Marge yang mencela keluarga Potter hingga menyebabkan Harry ‘kehilangan kendali’ dan menimbulkan bencana bagi Dursley. Di akhir batas kesabarannya, Harry memutuskan kabur dari rumah Dursley dan menuju ke Leaky Cauldron, London.

Harry baru mengetahui bahwa buronan yang diberitakan di media Muggle adalah pelarian berbahaya dari Azkaban, penjara para penyihir. Buronan tersebut adalah Sirius Black, yang dipercaya merupakan pengikut Voldemort, dan mengincar nyawa Harry. Harry sendiri mulai terpengaruh oleh adanya ramalan kematian di sekitarnya.

“You’ll start seeing death omens everywhere. It’s enough to frighten anyone to death. “

Apalagi ditambah perkenalannya dengan mata pelajaran baru, Ramalan, dengan Professor Trelawney sebagai pengajarnya. Reputasi Professor Trelawney sangat terkenal di seantero Hogwarts, bahkan saat melihat para siswanya murung seusai pelajaran Ramalan pertama mereka, Professor McGonagall bisa menebak apa yang terjadi.

“Tell me, which of you will be dying this year?”

“Divination is one of the most imprecise branches of magic. I shall not conceal from you that I have very little patience with it. True Seers are very rare, and Professor Trelawney –“

Namun, bukan itu satu-satunya hal yang menimbulkan keresahan bagi Harry. Kontak pertamanya dengan Dementor, penjaga Azkaban, memberikan trauma tersendiri untuknya. Dementor adalah makhluk yang digambarkan berjubah dan bertudung, menyebarkan hawa dingin dengan kehadirannya, dan mengisap kebahagiaan, Ron menggambarkan perasaannya: “Like I’d never be cheerful again….”

Akan tetapi, kehadiran Dementor memberi efek yang lebih serius bagi Harry. Awalnya dia akan mendengar kembali saat-saat terakhir orang tuanya mempertahankan dirinya, hingga akhirnya dia jatuh pingsan.

“The dementors affect you worse than the others because there are horrors in your past that the others don’t have.”

Di luar itu, kegiatan sekolah masih berlangsung seperti biasanya. Masih ada pelajaran Ramuan dengan Professor Snape yang mencari-cari kesalahan kelas Gryffindor, ada Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang kini lebih menarik karena diajarkan oleh Professor Lupin yang kreatif, pelajaran Pemeliharaan Satwa Gaib yang diajarkan oleh Hagrid, dan Hermione yang mengambil mata pelajaran lebih banyak dari siapa pun hingga sulit mengetahui kapan dia beristirahat. Masih ada Quidditch yang selalu ditunggu-tunggu. Dan kini siswa tahun ketiga telah diperbolehkan mengunjungi Hogsmeade, satu-satunya desa penyihir yang ada di Inggris.

Sayangnya, Harry tak diperbolehkan untuk mengikuti kunjungan ke Hogsmeade oleh karena Sirius Black yang masih memburunya. Kemudian seperti biasa, akan ada kenakalan dan pelanggaran peraturan sekolah yang dilakukan oleh para siswa ini.

“Everyone from the Minister of Magic downward has been trying to keep famous Harry Potter safe from Sirius Black. But famous Harry Potter is a law unto himself Let the ordinary people worry about his safety! Famous Harry Potter goes where he wants to, with no thought for the consequences.”

“Your parents gave their lives to keep you alive, Harry. A poor way to repay them — gambling their sacrifice for a bag of magic tricks.”

Persahabatan Harry, Ron dan Hermione semakin erat, yang artinya menghadapi cobaan dan masalah yang lebih berat pula. Mulai dari masalah kucing peliharaan baru Hermione, Crookshanks, yang terus memburu Scabbers, tikus peliharaan Ron, sampai sikap hati-hati Hermione yang membuat jengkel kedua sahabatnya karena merasa dibatasi dan dirusak kesenangannya oleh Hermione. Pada puncaknya, Ron sampai mendiamkan Hermione karena menyangka bahwa Crookshanks telah memakan Scabbers.

“Ah, well, people can be a bit stupid abou’ their pets,”

Namun, justru hal-hal kecil itulah yang menjadikan buku ketiga ini masih cukup ‘anak-anak’. Kesedihan Harry saat kehilangan sapunya adalah kesedihan ‘anak-anak’. Itulah yang saya suka , bahwa seberat apa pun kehidupan yang dijalani Harry, penulis tetap memberikannya bagian ‘normal’ dalam hidupnya.

“Er — shall I make a cup of tea?” said Ron.
Harry stared at him.
“It’s what my mum does whenever someone’s upset,” Ron muttered, shrugging.

Terus belajar dan menjadi dewasa adalah hal mutlak. Saya rasa tak akan habis diceritakan satu per satu hal menarik dalam buku ini. Yang jelas, sama seperti sebelumnya, J. K. Rowling masih menyuguhkan detail yang teliti dan menakjubkan. Alur yang rapi, serta kejutan yang tak terduga dan dapat muncul kapan saja.

Harry and Ron both made furious moves toward Malfoy, but Hermione got there first — SMACK!
She had slapped Malfoy across the face with all the strength she could muster. Malfoy staggered. Harry, Ron, Crabbe, and Goyle stood flabbergasted as Hermione raised her hand again.
“Don’t you dare call Hagrid pathetic, you foul — you evil –“

hotter-potter-logo-1Akan seperti apakah pertemuan antara Sirius Black dan Harry pada akhirnya? Yang jelas, dalam buku ini, Harry akan bertemu kembali dengan sahabat-sahabat lama ayahnya, mendapatkan kebenaran dan harapan baru. 4/5 untuk rahasia yang tersimpan di lorong-lorong Hogwarts.

“DIED RATHER THAN BETRAY YOUR FRIENDS, AS WE WOULD HAVE DONE FOR YOU!”

Review #3 for Hotter Potter

Review #7 for Books in English Reading Challenge 2013

Review #6 for What’s in a Name Challenge 2013

FYE buttonBuku ketiga berangsur menjadi lebih ‘gelap’, namun masih layak untuk anak di atas 12 tahun.

6 responses to “Harry Potter and the Prisoner of Azkaban – J. K. Rowling

  1. Pingback: Harry Potter and the Goblet of Fire – J. K. Rowling | Bacaan B.Zee

  2. Pingback: July Meme for Hotter Potter | Bacaan B.Zee

  3. Pingback: Hotter Potter 2013 Wrap Up | Bacaan B.Zee

  4. Pingback: 2013 TBRR Pile Mystery and Fantasy Wrap Up | Bacaan B.Zee

  5. Pingback: Finding New Author & What’s in a Name Challenges 2013 Wrap Up | Bacaan B.Zee

  6. Pingback: Books in English 2013 Wrap Up | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s