April Meme for Hotter Potter

Asyik, di bulan April ini ternyata Melisa mengajak para peserta Hotter Potter ke Flourish and Blotts, alias toko buku sihir terlengkap yang berlokasi di Diagon Alley. Tapi sebelum ke sana, kita diberi pertanyaan dulu:

Jika kamu berkesempatan mengunjungi toko buku Flourish and Blotts, buku apa yang akan kamu bawa pulang dari sana? Pilih 1 (satu) buku saja! Jangan lupa sertakan alasannya…

Sadis kan?! Masa jauh-jauh ke Flourish and Blotts cuma boleh bawa pulang satu buku?? Padahal ke toko buku Muggle yang ga terlalu lengkap aja bisa bawa sekantong. Waktu itu aku bingung dan bilang kalau akan kupikirkan di sana. Kuceritakan aja ya bagaimana kronologi waktu melihat buku-buku yang berjajar di rak dari lantai sampai langit-langit.

Tentu saja aku lupa sudah melihat dan menyentuh serta tergoda untuk membeli buku apa saja, saking banyaknya. Waktu masuk ke toko dan mengambil tas belanja, Melisa sudah hampir melotot dan mengacungkan jari telunjuknya, tapi aku meyakinkan bahwa pada akhirnya aku akan mengambil satu saja dari yang sudah kupilih di tas belanjaku. Dia tidak tahu aku sudah menukar uang Muggle-ku dengan beberapa Galleon. Dan petualangan dimulai!

…..

Mulai dari mana sih? Lupa!

…..

Ya sudahlah, aku nyontek di sini deh. Yes! Sudah ingat beberapa bukunya.

Waktu menyusuri rak buku anak-anak dan fiksi, sebenarnya tergoda dengan beberapa buku, tapi aku ingat kalau sebagian bisa ditemukan di toko buku Muggle. Lewat dulu lah.

Arithmancy. Ah, mata pelajaran favorit Hermione. Ambil New Theory of Numerology ah buat nambah-nambah ilmu, siapa tahu bisa jadi segenius Hermione.

Biologi. Lewat deh, mau beli Fantastic Beasts and Where to Find Them di London aja. Eits, ini lumayan juga Ingredient Encyclopedia, masuk tas belanja dulu.

Buku mantranya banyak banget, duh, pilih yang mana ya. The Standard Book of Spells, A Beginner’s Guide to Transfiguration, eh, tapi kan aku Muggle, bisa terpakai ga ya? Aha, ada Easy Spells to Fool Muggles juga ternyata. Aduh, iya sih aku Muggle, tapi ga bodoh juga. Lagipula sudahlah, beli yang lain aja. Kembalikan semua ke rak.

Memandang judul-judul buku ramuan, tapi memikirkan bahan-bahannya saja sudah membuat mual. Lagipula sudah ada buku herbologi di tas belanja, minimal sudah tahu zat-zat berkhasiatnya.

Buku memasak dan mengurus rumah, jadi ingat buku-buku Mrs. Weasley yang didominasi karangan Gilderoy Lockhart, hmm.

Ramalan. Lewat sebelum lihat anjing hitam besar.

Buku pendidikan. Nanti deh kalau sudah dipanggil jadi guru di Hogwarts.

Penyembuhan. Nah ini, menggoda banget, mana ya yang bisa dipraktekkan di dunia Muggle. Coba The Healer’s Helpmate dulu.

Sejarah. Kayanya banyak anak BBI yang ambil nih, nanti pinjam aja deh. Wah, ada biografi idolaku The Life and Lies of Albus Dumbledore. Nyaris masuk tas belanja sebelum terlihat nama Rita Skeeter sebagai penulisnya, langsung ilfeel. Iya sih, katanya memang yang ini akurat, tapi males banget ya ngasi royalti ke dia. *lagi jahat*

Muggle Studies menarik sebenarnya, melihat dari sudut pandang penyihir. Tapi ini sudah mulai diawasi Melisa, ada tiga buku di tas belanja. Bagaimana caranya membayar dua buku yang lain tanpa ketahuan?

…..

Waah, ternyata manager Flourish and Blotts nya sudah dipesani agar hanya menjual satu buku saja ke Muggle. *kecewa*

*mojok dengan tiga buku di tangan*

…..

Baiklah, akhirnya aku ambil Magical Theory by Adalbert Waffling saja. Lho, kok berubah? Iya, habis tadi di pojokan jelalatan terus memutuskan ambil ini. Alasannya? Karena magic alias sihir adalah sesuatu yang sangat asing di dunia Muggle, dan buku ini menawarkan penjelasan mengenai bagaimana sihir bisa bekerja. Setidaknya aku berharap bahwa dengan mempelajari ini, pemikiranku mengenai sihir yang masih di awang-awang bisa sedikit masuk dalam logika. Atau mungkin akan semakin mengawang-awang? Entahlah, nanti aku review deh kalau sudah selesai bacanya.

Galleon-ku masih banyak nih, kalau kutraktir Melisa di Florean Fortescue’s Ice Cream Parlour kira-kira boleh beli buku lagi ga ya? Atau dia pilih ditraktir buku?

Sambil makan es krim, sambil ngintip peserta lain yang belanja buku juga, siapa tahu bisa dipinjam.

*Click pictures to go to the source

*Kesamaan nama dalam post ini adalah kesengajaan, ketidaksamaan karakter dan kejadian itu wajar karena ini hanya rekayasa

6 responses to “April Meme for Hotter Potter

  1. keren ceritanya.😀

  2. Traktir Butterbeer juga ya habis makan es krim *malah nodong*
    Btw buku pilihanmu mungkin yang paling “makes sense” kalo dipilih seorang Muggle, kayaknya semua Muggle kudu punya nih. Apa perlu dibikin event baca bareng atau challengenya? *teteup*

    • Horee.. boleh beli buku lagi berarti😀
      Harus dibuat bedah buku itu buat para Muggle, undang penulisnya, soalnya tampak susah gitu :p

  3. Pingback: Harry Potter and the Goblet of Fire – J. K. Rowling | Bacaan B.Zee

  4. Pingback: Hotter Potter 2013 Wrap Up | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s