Character Thursday (31)

new-character-thursday-buttonKali ini, Character Thursday saya tidak seperti biasanya. Kalau biasanya tokoh yang saya ambil berasal dari novel, kali ini saya mencoba mengangkat sebuah karakter dari manga. Namun, yang ini bukan manga biasa. Kalau kata seorang teman, ini manga bercitarasakan novel. Selain konfliknya kompleks, karakter-karakternya begitu hidup, dan merefleksikan kehidupan kita. Sehingga bolehlah saya katakan ini sebagai karya klasik juga.

GnK1BBJ6

Dalam manga Topeng Kaca atau Garasu no Kamen (GnK), ada tokoh sampingan yang akhir-akhir ini berperan agak dominan dalam salah satu konflik si pemeran utama. Dia adalah Shiori Takamiya.

Shiori Takamiya adalah cucu dari pemilik perusahaan besar Takamiya. Kemunculannya pertama kali adalah saat perjodohannya dengan Masumi Hayami–direktur perusahaan Daito, demi memperkuat kerajaan bisnis kedua keluarga tersebut.

Pada mulanya, Shiori digambarkan sebagai wanita cantik jelita, lemah lembut, berperasaan halus, semua yang diidam-idamkan para pria (kecuali Masumi, yang terkenal tak berperasaan). Meski begitu, tubuh Shiori agak lemah, dia mudah sakit jika sedikit saja kelelahan atau tertekan.

*WATCH OUT SPOILERS*

Berkembangnya hubungan perjodohan, menjadi pertunangan, dan akan dilanjutkan menjadi pernikahan, ternyata seiring dengan perkembangan perasaan Masumi terhadap Maya Kitajima. Masumi dan Maya mulai menyadari perasaannya masing-masing. Dan Shiori yang peka ini tak luput menyadari perubahan sikap Masumi.

Shiori yang pada mulanya terlihat lemah, setelah tersulut oleh rasa cemburu, berubah menjadi licik dan agresif. Terlebih setelah dia menyadari bahwa Masumi adalah pengagum rahasia Maya di balik Mawar Ungu. Dengan segala macam cara, dia berusaha mengobarkan (kembali) kebencian dan permusuhan antara Maya dan Masumi.  Dia mengirimkan surat palsu atas nama Mawar Ungu, dia memasukkan cincin pertunangannya ke dalam tas Maya agar terlihat seperti dicuri, juga hal-hal lain yang tak terbayangkan bisa dilakukan oleh Shiori yang terlihat dari luar.

Di luar tindakan jahatnya itu, Shiori sebenarnya tak bisa menembus kedalaman hati Masumi sebagaimana yang dilakukan oleh Maya–tanpa disadarinya. Di depan Shiori, Masumi hanya ingin membuatnya bahagia karena Masumi menganggapnya wanita yang baik, yang tak pantas disakiti. Tapi Masumi tak menjadi dirinya sendiri. Beberapa kali dalam beberapa kesempatan, Masumi pernah memandang bintang-bintang bersama Maya (tanpa tujuan khusus). Memang langit berbintang merupakan pelarian Masumi sejak kecil, yang membuatnya tenang kala berbagai masalah mendera. Suatu ketika, kala sedang membahas bintang-bintang di depan Shiori, Masumi dikejutkan oleh pernyataan tunangannya itu.

2013-06-13 16.47.58

Bagi Shiori, dibanding langit berbintang, cahaya berkilauan dari pemandangan di bawah itu lebih menarik.

Shiori : Kamu ini lucu, Masumi.
Masumi : Eh?
Shiori : Di bawah kakimu terhampar luas pemandangan yang indah. Lihatlah, bak kotak perhiasan saja, kan? Betul-betul berkilauan. Bagi Shiori, dibanding langit berbintang, cahaya berkilauan dari pemandangan di bawah itu lebih menarik.
(Bidadari Merah 10 / Garasu no Kamen 44)

Shiori merupakan potret wanita ‘kelas atas’, yang sejak kecilnya bergelimang kekayaan, dimanjakan, dan selalu memandang segala sesuatu berdasarkan materi. Mungkin dia tak menyadari–karena memang dikatakan bahwa dia kuper, jarang bergaul, bahkan di kalangannya sendiri–bahwa ada hal nonmateri yang jauh lebih penting dari apa pun. Bukannya latar belakang keluarga, bukan kecantikan, bukan kekayaan, bukan hal-hal itu yang semata akan membahagiakan manusia, yang akan membuat Masumi jatuh cinta. Dia gagal melihat, mengapa Masumi lebih memilih Maya ketimbang dirinya.

Awalnya memang saya bersimpati pada Shiori, namun setelah melihat kelicikannya, saya berubah menjadi sebal kepadanya. Berulang kali dia ‘mengganggu’ hubungan Maya-Masumi yang sebenarnya tak bertendensi apa pun kecuali saling mendukung karir Maya. Hubungan yang mulai mengarah ke romansa baru saling disadari karena tindakan Shiori sendiri yang memancing mereka.

Pada volume 48–yang terakhir kali saya baca baru-baru ini–secara terang-terangan Masumi meminta pernikahan mereka dibatalkan. Shiori yang patah hati (dan tetap belum menyadari hal nonmateri yang tak dimilikinya), mencoba bunuh diri dan membuat Masumi masuk ke dalam masalah baru.

2013-06-13 18.02.58

Entah apa yang akan terjadi selanjutnya, yang jelas, Shiori adalah perwujudan dari pemikiran sempit dan egois. Pemikiran yang bermula dari pendidikan keluarga yang terlalu berpusat pada ego si anak, terlalu memanjakan, dan tak mendidik anak untuk mandiri.

Saat ini, Shiori sedang mengalami kehancuran mental yang disebabkan oleh ‘kehidupan nyata’. Dan harapan saya, semoga dia tak membawa serta orang-orang lain dalam kehancurannya itu.

Lebih banyak tentang Character Thursday.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s