Scene on Three (4)

SceneOnThree

Hallo, di awal bulan Agustus menjelang akhir Ramadhan (hiks) Scene on Three saya tidak jauh-jauh dari yang baru berulang tahun kemarin. Berhubungan juga dengan aroma Hotter Potter yang belum menguap seluruhnya, mari kita simak salah satu adegan di Harry Potter and the Deathly Hallows yang saya pilih ini:

There was the sound of pattering feet, a blaze of shining copper, an echoing clang, and a shriek of agony: Kreacher had taken a run at Mundungus and hit him over the head with a saucepan.
“Call ’im off, call ’im off, ’e should be locked up!” screamed Mundungus, cowering as Kreacher raised the heavy-bottomed pan again.
“Kreacher, no!” shouted Harry.
Kreacher’s thin arms trembled with the weight of the pan, still held aloft.
“Perhaps just one more, Master Harry, for luck?”
Ron laughed.
“We need him conscious, Kreacher, but if he needs persuading you can do the honors,” said Harry.
“Thank you very much, Master,” said Kreacher with a bow, and he retreated a short distance, his great pale eyes still fixed upon Mundungus with loathing.

Adegan ini cukup lucu, dan memuaskan rasa sebal kita pada Mundungus. Akan tetapi sebenarnya bukan alasan itu yang membuat saya suka dengan adegan ini. Saya suka karena adegan ini menunjukkan ikatan yang lebih baik antara Kreacher dengan Harry sebagai majikan barunya. Di sini saya merasakan, untuk pertama kalinya, Kreacher menghargai dan menghormati Harry, bukan terpaksa karena Harry adalah majikannya, juga bukan demi Regulus Black. Juga sebaliknya, Harry telah bisa menghargai peri rumah itu, dan menghapus kebencian yang diwarisinya dari Sirius Black. Harry, pada saat itu, telah menyadari sepenuhnya bahwa Kreacher juga makhluk hidup yang harus diperlakukan dengan baik, bahwa pengkhianatannya di masa lalu adalah karena Sirius tak memperlakukan selayaknya sesama makhluk hidup, dan bahwa Harry bisa mengubah itu semua.

Kreacher yang berkata-kata dengan sopan, dan Harry yang memberi perintah dengan tanpa merendahkan, rasa-rasanya program S.P.E.W dari Hermione telah berhasil di Grimmauld Place.

Saya ingin tahu scene menarik dari bacaan kalian, caranya:

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

6 responses to “Scene on Three (4)

  1. Pingback: Scene on Three 3: Perfect Match | lustandcoffee

  2. Harry Potter series itu tempting banget. Shame on me belum pernah baca satu pun bukunya *self toyor*

    Ngakak baca adegan diatas😄

  3. Pingback: Scene on Three #2 | Simply Me

  4. Ka Zee, itu tanda judul posting kok ada angka (4)? itu menunjukan posting scene on three yang ke empat gitu ya? Atau bagaimana?😮

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s