Scene on Three (8)

SceneOnThree

Selamat tanggal 3 September, sebelumnya saya mau mengingatkan kalau besok hari Rabu. Ada apa dengan hari Rabu? Biasanya sih ada Wishful Wednesday, tapi untuk Rabu besok ada yang spesial, masih kelanjutan yang kubahas di Wishful Wednesday sebelumnya. Pokoknya jangan terlewat ya kalau ga mau menyesal *sokmisterius

Scene on Three kali ini, saya ambil dari buku luar biasa yang sedang saya baca. Saking luar biasanya, saya sampai bisa membuat satu post hanya dari bagian pertama (+prolog) saja, di sini. Yap, buku itu adalah The Book Thief by Markus Zusak.

From the toolkit, the boy took out, of all things, a teddy bear.
He reached in through the torn windscreen and placed it on the pilot’s chest. The smiling bear sat huddled amongst the crowded wreckage of the man and the blood. A few minutes later, I took my chance. The time was right.
I walked in, loosened his soul and carried it gently out.
All that was left was the body, the dwindling smell of smoke, and the smiling teddy bear.
(p.11)

Isn’t it beautiful? Scene kematian semacam ini memang sering terlihat, tapi membacanya dari sisi sang pencabut nyawa, dengan narasi seperti itu…..

Saya jarang (atau mungkin belum pernah) membaca buku yang mengangkat tentang malaikat maut (dalam fiksi fantasi tentunya), baik sebagai karakter utama maupun pendamping. Akan tetapi, sejak dulu saya selalu menemukan gambaran–entah dari buku maupun film–malaikat maut sebagai sosok bertudung hitam dan membawa sabit, yang kedatangannya memberi suasana menegangkan dan mengerikan. Namun di The Book Thief, rasanya semua itu hanya gurauan orang-orang yang tak tahu. Mungkin sang narator di buku ini tersenyum geli melihat gambaran orang-orang tentang dirinya. Dan yah, kadang ‘kematian’ juga memiliki selera humor.

Siap membagi adegan terbaik lainnya?

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

6 responses to “Scene on Three (8)

  1. malaikat maut sebagai sosok bertudung hitam dan membawa sabit

    haha, betul tuhh.. kalau dari potongan adegan di atas itu, si malaikat maut itu sepertinya tidak begitu ‘menakutkan’ ya🙂

  2. Pingback: Scene on Three #4 | Simply Me

  3. Aku juga suka cara Markus Zusak menggambarkan si Death jadi agak-agak innocent gimana gitu.(mungkin bukan innocent ya, tapi yang jelas nggak jahat seperti yang selama ini kubanyangkan tentang kematian) tadinya sempat galau ngasih 4 ato 5 bintang buat buku ini, tapi setelah selesai baca bungkus dah, kasih 5 bintang. :p udah selese baca belum, zee?

  4. Pingback: The Book Thief – Markus Zusak | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s