Bookish Top Ten (1)

booktop10

Meme lagi! Tahun ini sepertinya merupakan tahunnya BBI, jumlah anggotanya meningkat drastis, banyak yang membuat reading challenge keren, dan meme seru bertaburan dimana-mana. Akibatnya, saya tergoda untuk ikut. Kali ini, meme bulanan bertajuk Bookish Top Ten digagas oleh kak Yuska dari Lust and Coffee.

Detailnya begini :

1. Punya blog. Tidak harus blog buku kok, yang penting blog.

2. Kalau kamu tidak punya blog, kamu bisa posting di note FB atau Goodreads.

3. Pasang button Bookish Top Ten di postinganmu. Jangan lupa sertakan link postingan Bookish Top Ten Lust and Coffee juga ya.

4. Tiap bulan akan ada tema baru biar seru yang akan diumumkan tiap tanggal 10.

5. Linky akan dipasang tiap tanggal 10 hingga 30/31 setiap bulannya agar teman-teman yang tidak sempat posting tanggal 10 masih bisa ikut hingga akhir bulan.

Seru kan, jadi temanya tiap bulan bisa berbeda-beda. Untuk edisi perdana 10 September 2013 ini, kak Yuska menantang kita untuk ‘menodong’ teman blogger 10 buku favoritnya. Sebenarnya banyak blogger keren yang saya sukai di BBI ini, dengan segala macam genre bacaannya, akan tetapi pilihan saya jatuh kepada kak Astrid dari Books to Share. Kenapa? Karena selera bacaan kami mirip, sama-sama omnireader, sama-sama suka buku anak-anak, sama-sama suka fantasi, sama-sama ga begitu suka romance, kak Astrid juga fans berat papa Poirot (kalau saya sih baru suka, levelnya masih di bawahnya). Bedanya denganku di kemampuan (?) aja, kalau kak Astrid lebih cepat dapat akses ke buku-buku baru yang keren-keren. Jadi ini bisa sekalian jadi rekomendasi buatku. Langsung aja ya, sebelum melantur kepanjangan.

Top Ten Favourite Books of Astrid (so far) :

10. The Time Traveler’s Wife (Audrey Niffenegger)
Genre romance bukan favoritku, tapi Time Traveler’s Wife beneran beda. Meskipun semi-semi fantasi, tapi kerasa real banget hubungan antara Clare sama Henry. Idenya orisinil, twistnya nggak ketebak, dan detail bulak-balik perjalanan ke masa lalu dan masa depan dirangkai dengan teliti. Dan endingnya very very bittersweet. Oiya, aku cenderung lebih suka buku dengan sad ending memang dibandingkan happy ending😀

9. Darth Vader & Son (Jeffrey Brown)
Semua pencinta Star Wars pasti bakal suka banget sama buku ini, with cute illustrations and funny-heartwarming stories. Idenya adalah gimana kalau Darth Vader, sang penjahat sepanjang masa, dikasih kesempatan menjadi ayah yang baik buat Luke Skywalker. Hilarious and very entertaining.

8. The Kite Runner (Khaled Hosseini)
Perkenalan pertamaku dengan Khaled Hosseini yang sampai sekarang jadi salah satu penulis favoritku dan bukunya selalu ditunggu-tunggu. Latar belakang Afghanistan membuka mataku tentang betapa rumitnya konflik di belahan dunia Timur Tengah. Khaled mampu menyajikan kisah berbalut drama tanpa harus membuatnya cengeng atau lebay. Oh, dan lagi-lagi, bersiaplah untuk sad ending.

7. The Westing Game (Ellen Raskin)
Salah satu buku terbaik peraih penghargaan Newbery, penuh dengan teka-teki menarik, quirky characters, dan twist yang tak terduga, diselingi humor yang segar dan setting yang memorable. Ceritanya tentang sekelompok penghuni apartemen yang mendapat warisan dari seorang jutawan kaya- dengan syarat mereka harus berlomba memecahkan teka teki rumit yang dibuat oleh sang jutawan. Cerdas dan orisinil.

6. To Kill A Mockingbird (Harper Lee)
Klasik. Rasanya nyaris nggak pernah ketemu orang yang nggak suka sama buku ini. Issue rasisme dengan latar belakang kota kecil Amerika tahun 50-an benar-benar nggak akan lekang oleh waktu. Dan karakter Scout jadi salah satu narator paling favorit sepanjang masa, sementara Atticus jadi sosok ayah ideal yang sulit dikalahkan oleh siapapun.

5. The City of Dreaming Books (Walter Moers)
Ini mungkin salah satu buku paling underrated sepanjang masa. Padahal kisahnya tentang satu kota yang penuh berisi buku (Bookholm), akan jadi sangat menarik untuk para bookworm. Ada cafe buku, restoran yang menyajikan kue buku, bahkan katakomba rahasia penuh labirin dari tumpukan buku. Naratornya, seekor dinosaurus muda yang berambisi jadi penulis sukses, juga jadi salah satu alasan kenapa buku ini masuk ke list favoritku sepanjang masa🙂

4. The Book Thief (Markus Zusak)
Masih berkisah tentang buku, tapi dengan latar belakang Perang Dunia II. Naratornya adalah Death, alias kematian. Unik, sedih, indah, mengharukan, semua perasaan campur aduk membaca buku ini. Salah satu buku yang bikin aku termangu-mangu setelah menutup lembar terakhirnya. Oh Markus Zusak, how I envy your writing skills!

3. Harry Potter Series (JK Rowling)
Serial fantasi paling jenius sepanjang masa (menurutku lho ya…hehehe). Setiap buku nggak bisa dipisahkan dari buku lainnya, jadi kalau disuruh milih yang paling favorit memang susah juga. Tapi kalau terpaksa, aku akan pilih buku ke -4 dan ke-6, karena paling komplit dilihat dari segi action, drama, character development, dan twist ending yang menggila. 

2. The Help (Kathryn Stockett)
Biasanya aku suka skeptis dengan buku yang hype nya terlalu heboh, tapi The Help ternyata melebihi ekspektasiku. Sudah lamaaa nggak kasih 5 bintang untuk sebuah buku, dan ketika menemukan The Help rasanya lega, ternyata masih ada buku bagus di luar sana🙂 Aku suka perpaduan ketiga karakter utamanya, jalinan persahabatan tak terduga antara mereka, dan tentu saja, ending yang nggak klise. Sayang belum sempet nonton filmnya sampe sekarang.

1. Tuesdays With Morrie (Mitch Albom)
Sungguh sangat aneh, untuk penggemar novel dan kisah fiksi sepertiku, menempatkan buku non fiksi sebagai favorit nomor 1. Sebenarnya, ini lebih karena latar belakang kisah hidupku saat menemukan dan membaca buku ini. Kalau kamu percaya buku adalah soulmate, maka Tuesdays With Morrie adalah soulmateku. It found me when I was in my lowest point. Pokoknya lagi berada di titik terendah dalam kehidupan dalam segala segi – rencana masa depan, pasangan hidup dll dst. Dan Morrie pun berbicara, seolah dia sangat relate dengan masalahku. He’s one of the best mentors I’ve ever known, and this book became one of the most important guidance in my life🙂

bookstoshare

Itu dia 10 buku favorit kak Astrid, saya sih baru baca tiga dari sepuluh buku itu, dan sedang membaca salah satunya (juga menimbun sebagiannya). To be honest, saya menikmati keempatnya, cocok kan. Berarti masih ada enam lagi yang (sepertinya) wajib saya baca.

Yuk, ikuti meme seru ini, atau lihat-lihat buku favorit para blogger lain di Bookish Top Ten edisi September oleh Lust and Coffee.

8 responses to “Bookish Top Ten (1)

  1. Aku Penyuka Buku2 bacaan Astrid (kec fantasi krn aku picky kl ama genre itu). Thank you udah ikutan ya ^^

  2. Yg sama dgn list-ku: HarPot dan TKAM. Tme Traveler’s Wife gak berhasil tamat, hanya baca awalnya, bosan, jual (wkwkwk!)

  3. wah, wah.. harry potter anywhere yaa xD
    iyaa nih, abis baca ini, bisa masukin ke WW deh besok, huehehe

  4. yeaaay thanks bzee udah nodong aku😀 aku malah belom sempet ikutan meme ini, hikshiks… btw, kalu ada yang mau dipinjem, monggo lho zee..akupun penyuka buku2 anak yang suka bikin ngiler di blogmu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s