Scene on Three (10)

SceneOnThree

Saat ini, saya tengah dalam proyek jangka panjang membaca semua seri Sherlock Holmes. Mengapa jangka panjang? Karena sebisa mungkin saya ingin mengamati dan memperhatikan sekecil mungkin detail yang ada, sehingga saya bisa mengenal detektif rekaan Sir Arthur Conan Doyle yang satu ini lebih dekat dan lebih dalam. Dalam salah satu kisah di The Adventures of Sherlock Holmes, The Boscombe Valley Mystery, ada satu scene yang menarik bagi saya.

I walked down to the station with them, and then wandered through the streets of the little town, finally returning to the hotel, where I lay upon the sofa and tried to interest myself in a yellow-backed novel. The puny plot of the story was so thin, however, when compared to the deep mystery through which we were groping, and I found my attention wander so continually from the action to the fact, that I at last flung it across the room and gave myself up entirely to a consideration of the events of the day.

“I” dalam kutipan ini yang dimaksud, tentu saja, adalah sang narator, Dr. John Watson. Kenapa saya anggap menarik? Yah, lucu aja, saat itu petualangan yang dialami oleh Holmes dan Watson begitu menarik, menegangkan dan misterius, hingga tampaknya tak ada novel misteri yang bisa menandinginya. Betapa hidup Watson terasa lebih ‘hidup’ dengan memecahkan kasus bersama sahabatnya, Sherlock Holmes. Hal-hal yang saya–dan kita–hanya bisa rasakan saat membaca novel.

Bagikan scene-mu di sini.

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

8 responses to “Scene on Three (10)

  1. I wish, I had Holmes as my friend😀 Kebayang serunyaaa mencicipi misteri dalam dunia nyata!

    • Iya… Curi2 ilmunya juga🙂

      • eh mau si Holmes apa si Ben nih mbak Astrid😀
        lalu papa Poirot dikemana-in … aq simpan balik di lemari kaca deh.
        Bacaan Classic Mystery memang ngak pernah bosan meski dibaca berulang-ulang, malahan seringkali ‘ada-hal-baru’ yg muncul dlm benak setelah membaca utk yg kesekian kalinya.

      • Mbak Astrid belum kenalan sm Ben mbak😀
        Iya mbak, ada ciri khas yg ‘beda’ ya di tiap serinya

  2. Baru baca ssattuuuu serinyaaaa… fufufu…. Padal ebooknya kwengkaaaappp. Tapi bentuk .chm, jadi mumet baca dimana😦

  3. emang seru ya baca kisah2nya sherlock holmes😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s