Scene on Three (17)

SceneOnThree

Peter (warming his hands at a stove). Has Vera not come back yet, Michael?
Mich. No, Father Peter, not yet; ’tis a good three miles to the post office, and she has to milk the cows besides, and that dun one is a rare plaguey creature for a wench to handle.
Peter. Why didn’t you go with her, you young fool? she’ll never love you unless you are always at her heels; women like to be bothered.
Mich. She says I bother her too much already, Father Peter, and I fear she’ll never love me after all.
Peter. Tut, tut, boy, why shouldn’t she? you’re young and wouldn’t be ill-favoured either, had God or thy mother given thee another face. Aren’t you one of Prince Maraloffski’s gamekeepers; and haven’t you got a good grass farm, and the best cow in the village? What more does a girl want?
Mich. But Vera, Father Peter—
Peter. Vera, my lad, has got too many ideas; I don’t think much of ideas myself; I’ve got on well enough in life without ’em; why shouldn’t my children? […]
(Prologue)

Adegan ini merupakan bagian dari prolog drama Vera, or, The Nihilists by Oscar Wilde yang tidak saya singgung dalam review. Percakapan antara Michael dengan Peter, ayah Vera. Tersirat bahwa Michael telah lama menyimpan cintanya pada Vera–yang tampaknya telah ditolak oleh Vera, sedangkan ayahnya menginginkan Michael untuk lebih agresif meluluhkan hati putrinya.

Ayah Vera masih memiliki pandangan kolot yang menginginkan anak-anaknya hidup mapan dan tenang sebagaimana dirinya. Tak ada ruang untuk pendidikan, apalagi politik dan sebagainya. Peter telah salah menilai, atau salah mengharapkan, putrinya. Menariknya, apa yang kemudian diperjuangkan oleh Vera akan membawa akhir yang tragis untuknya. Apakah dia menyesali keputusannya?

Sebenarnya, dalam drama ini memang tidak disebutkan. Akan tetapi, pertanyaan tersebut telanjur menggelitik saya. Bolehlah pertanyaan itu kita jawab sendiri : Apakah kita akan menyesal jika meninggalkan kehidupan yang damai demi idealisme, meski akhirnya tak seindah yang kita harapkan?

Bagi scene menarik di bacaanmu, caranya :

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

One response to “Scene on Three (17)

  1. Pingback: Scene on Three #8 « Simply Me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s