At Bertram’s Hotel – Agatha Christie

hotel bertramTitle : At Bertram’s Hotel (Hotel Bertram)
Author : Agatha Christie (1965)
Translator : Ny. Suwarni A. S.
Editor : Dra. Daisy Diana
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Edition : Cetakan ketiga, September 2003
Format : Paperback, 360 pages

Di tengah-tengah kemajuan dan kemegahan teknologi, Hotel Bertram masih berdiri seperti berpuluh-puluh tahun yang lalu, megah dan kuno. Siapa saja yang hendak menikmati cara-cara lama, menikmati hidangan teh ala Inggris yang masih asli–tetapi dengan kenyamanan ekstra dari teknologi yang tersembunyi di balik dinding kuno, asalkan memiliki uang, bisa berkunjung ke hotel ini. Sepintas tak ada yang salah dari hotel ini, orang-orang yang mengunjunginya pun bisa ditebak.

Namun, Inspektur Kepala Fred Davy memiliki pemikiran yang berbeda. Beberapa kejahatan terakhir sangat sulit untuk diselidiki otaknya. Kepolisian telah mengetahui mata rantai kejahatan itu, tapi mereka tak bisa membongkar akar dari kejahatan tersebut. Inspektur Davy mencoba untuk berpikir lebih sederhana, untuk menyelidiki dari sesuatu yang tak mencurigakan dan yang tak akan pernah diduga. Hotel Bertram pun menjadi perhatian khusus sang Inspektur karena beberapa orang yang pernah terlihat di tempat kejahatan—namun ternyata terbukti berada di tempat lain, menginap di sana.

Secara kebetulan, Miss Marple juga menginap di hotel tersebut, untuk mengenang masa lalu. Miss Marple pun—yang memang sensitif terhadap hal-hal yang mencurigakan—mencium keanehan di hotel tersebut. Beberapa kali wanita tua itu secara tak sengaja (atau setengah sengaja) mendengar pembicaraan orang-orang yang mencurigakan. Hal-hal yang dicuri dengar ini kemudian menjadi bantuan yang cukup berarti bagi kepolisian.

“Saya tak yakin apakah saya harus mengatakannya. Harap Anda percaya pada saya, Inspektur, bahwa saya tak suka mencampuri urusan orang lain. Saya bahkan mencela orang yang suka campur tangan. Meskipun itu sering dilakukan dengan niat baik, hal itu bisa pula sangat merugikan.” (p.247)

Di dalam buku ini, peran Miss Marple tidak terlihat terlalu menonjol, sehingga cenderung seperti tokoh sampingan. Penulis menggunakan sudut pandang orang ketiga, kita dibawa menuju karakter satu ke karakter yang lain, sehingga kita mungkin tahu lebih banyak daripada Miss Marple maupun Inspektur Davy, atau, mungkin saja yang ditunjukkan pada kita hanya selubungnya saja.

Selain masalah kejahatan yang terjadi di Hotel Bertram, atau di sekitarnya, ada sebuah masalah lain yang menarik perhatian saya. Yaitu tentang hubungan ibu dan anak yang cukup rumit. Sang ibu adalah janda yang gemar ‘bertualang’, sedangkan sang anak akan mewarisi harta ayahnya setelah dia berusia 21 tahun atau menikah. Keduanya dekat dengan seorang pria yang sama—yang reputasinya kurang baik, dan satu sama lain tak menyadari bahwa ada yang saling disembunyikan, yang akan menimbulkan sebuah—atau beberapa—kejahatan di Hotel Bertram.

Saya puas dengan penyelesaian masalah ini. Sebenarnya kita bisa melihat karakter orang-orang yang mencurigakan dengan jelas, tetapi ada juga sebuah naluri yang tak bisa dihilangkan dari orang-orang tertentu. Pada akhirnya, mungkin segala sesuatu memang harus berjalan sebagaimana seharusnya.

At Bertram's Hotel First Edition Cover 1965.jpg

Dust-jacket illustration of the first UK edition

Miss Marple mendesah. “Mula-mula kelihatannya bagus sekali—maksud saya keadaannya tak berubah—kita serasa melangkah mundur ke masa lalu—ke bagian masa lalu yang kita rindukan.”
Dia berhenti sebentar. “Tapi sebenarnya tidaklah demikian halnya. Saya baru tahu (apa yang saya sangka sudah lama saya ketahui), bahwa kita tak bisa kembali, bahwa kita tak pernah boleh mencoba untuk melangkah mundur—bahwa inti dari kehidupan ini adalah maju terus. Hidup ini sebenarnya menuju satu arah, bukan?”
(p.253)

3.5/5 bintang untuk hotel dari masa lalu.

Review #9 for Mystery Reading Challenge 2013

Review #5 for Agatha Christie Read Along

*Posting bersama BBI Desember (1) Tema detektif

6 responses to “At Bertram’s Hotel – Agatha Christie

  1. Pingback: 2013 TBRR Pile Mystery and Fantasy Wrap Up | Bacaan B.Zee

  2. udah lama ga baca AC yang ada Miss Marple nya,
    kangen juga sama oma yang suka ‘nguping’ ini 🙂

  3. Pingback: Scene on Three (25) | Bacaan B.Zee

  4. Pingback: Agatha Christie Read Along Wrap-Up | Bacaan B.Zee

  5. Pingback: Second Year Update of The Classics Club Project | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s