The Penderwicks – Jeanne Birdsall

Review in Bahasa Indonesia and English.

3155707Title : The Penderwicks : A Summer Tale of Four Sisters, Two Rabbits, and a Very Interesting Boy
(Keluarga Penderwick : Kisah Musim Panas Empat Kakak-beradik Perempuan, Dua Kelinci, dan Seorang Anak Laki-laki yang Sangat Menarik)
Author : Jeanne Birdsall (2005)
Translator : Poppy Damayanti Chusfani
Editor : Dini Pandia
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Edition : Cetakan pertama, Maret 2008
Format : Paperback, 292 pages

Keempat Penderwick bersaudari; Rosalind, Skye, Jane, dan Batty—masing-masing dua belas, sebelas, sepuluh, dan empat tahun—mengalami sebuah liburan tak terduga di Arundel. Bersama Mr. Penderwick. seorang ahli botani yang gemar menggunakan bahasa Latin dalam beberapa percakapannya, serta Hound, anjing mereka. Villa mereka ternyata bersebelahan dengan rumah utama Mrs. Tifton yang galak, yang memiliki seorang anak lelaki bernama Jeffrey.

Perkenalan pertama Jeffrey terhadap penyewa villa ibunya tidak terlalu baik, namun berkat kesepakatan yang dilakukan oleh PBPB, Pertemuan Besar Penderwick Bersaudara—yang terdiri dari tiga anak yang tertua, masalah tersebut berhasil diluruskan. Meski ibunya sangat galak, ternyata Jeffrey cukup ramah dan terbuka terhadap keluarga Penderwick. Jeffrey yang terbiasa ‘dikemudikan’ oleh ibunya pun menjadi lebih ceria. Sayangnya, penangkapan Mrs. Tifton berbeda, dia menganggap putranya telah tercemar kelakuan anak-anak Penderwick. Selain Jeffrey, ada juga Cagney, tukang kebun Mrs. Tifton yang baru berusia delapan belas tahun. Rosalind yang baru beranjak remaja merasakan tertarik pada pria tersebut, sedangkan Batty kecil menjadi alasannya untuk mengunjungi Cagney karena dia menyukai kelinci peliharaan Cagney.

Meski telah berusaha sebaik mungkin agar tidak membuat masalah, nyatanya anak-anak selalu melakukan kecerobohan. Puncaknya adalah ketika Mrs. Tifton memutuskan bahwa Jeffrey harus mengikuti jejak kakeknya, padahal minat Jeffrey sama sekali berbeda. Penderwick bersaudari pun melakukan misi penyelamatan terhadap kawan baru mereka tersebut. Akankah mereka berhasil, tanpa membuat masalah baru lagi?

Buku ini semacam mengingatkan mengapa saya begitu menyukai kisah anak-anak. Suasana menyenangkan yang dibangunnya, dengan sentuhan kepolosan masa kanak-kanak, dan yang paling utama—dalam buku ini—ada ‘misi’ sangat penting yang diemban oleh anak-anak ini. ‘Misi’ yang bagi pembaca dewasa seperti main-main saja, tetapi sesungguhnya anak-anak tersebut menanggapi hal tersebut dengan sangat serius, karena memang hal itu penting untuk mereka. Pun saat berbicara mengenai hal penting, seperti apa yang diinginkan oleh Jeffrey, loyalitas kanak-kanak mereka terasa sangat mengharukan.

One summer, The Penderwicks spent their holidays at Arundel Cottage. The four sisters, and their father, and Hound—their dog, found that the cottage lies near Mrs. Tifton’s main house. Penderwick sisters always got into trouble, especially for Mrs. Tifton standard, for she thought that they gave negative effects to her son, Jeffrey. Although, Jeffrey was happy to meet new friends, since he had been lonely in his big house. The Penderwicks now have a mission, to ‘save’ Jeffrey from his mother’s dictatorial.

It’s always fun to read children’s book like this. It feels really ‘alive’ with lovely characters, delightful situation, silly incidents and other ‘important things’ for children (that often seem unimportant for grown-ups). When it came to something as important as Jeffrey’s future, they showed their loyality toward their new friend, which is so touching. This book reminds me why I love children’s literature so much, it has all the reasons in it.

5/5 stars for an adventurous summer.

Review #7 for 2013 TBR Pile Challenge

Review #16 for What’s in a Name Challenge 2013

Review #9 for New Authors Reading Challenge 2013

*Posting bersama BBI Desember (2) Tema liburan

FYE buttonBacaan yang sangat menyenangkan yang bisa dinikmati mulai usia sekolah, mungkin sekitar 8 tahun.

3 responses to “The Penderwicks – Jeanne Birdsall

  1. Pingback: 2013 TBR Pile Challenge Wrap-Up | Bacaan B.Zee

  2. Pingback: Finding New Author & What’s in a Name Challenges 2013 Wrap Up | Bacaan B.Zee

  3. Pingback: Dare to Say! (1) | Bzee's Inner Space

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s