The Tale of Benjamin Bunny – Beatrix Potter

Benjamin BunnyTitle : The Tale of Benjamin Bunny
Author & Illustrator : Beatrix Potter (1904)
Publisher : Frederick Warne & Co., Inc
Format : Ebook

Kisah Benjamin Bunny merupakan kelanjutan dari Kisah Peter Rabbit yang telah saya review di sini. Benjamin adalah sepupu dari Peter. Suatu hari, setelah melihat bahwa pasangan McGregor pergi dengan kereta kuda, dia pergi ke rumah bibinya yang berada di hutan di belakang taman Mr. McGregor. Sebelum bertemu dengan bibinya, Benjamin melihat Peter duduk sendirian dengan tubuh terbungkus sapu tangan.

Benjamin Bunny 1Peter pun menceritakan tentang pakaiannya yang kini digunakan di orang-orangan sawah milik Mr. McGregor. Dengan bersemangat, Benjamin mengajak Peter untuk mengambil kembali pakaiannya, mumpung pemilik kebun tersebut sedang bepergian.

Setelah mengambil kembali pakaian Peter, Benjamin agak lupa diri dan mulai mencuri seperti yang dulu Peter lakukan, sementara Peter sendiri ketakutan karena merasa mendengar sesuatu. Dengan membawa bawang curian, mereka berdua harus mencari jalan keluar lain. Namun sebelum keluar, mereka harus bersembunyi dari seekor kucing, dan sayangnya, malah terjebak di bawah keranjang selama berjam-jam.

Benjamin Bunny 2Ayah Benjamin yang khawatir akan keadaan putranya akhirnya berhasil menemukan dan membebaskan mereka berdua. Benjamin mendapatkan hukuman dari ayahnya, sedangkan di rumah, Peter dimaafkan karena telah menemukan kembali pakaiannya, serta membawa sayuran cukup banyak untuk disimpan.

Kesan saya tentang buku ini tak jauh berbeda dengan sebelumnya. Ilustrasi sederhana nan cantik, menghiasi kisah sederhana namun sarat makna. Hukuman yang diterima oleh Peter sebelumnya tampaknya sudah membuatnya jera. Dengan sikap Benjamin yang kemudian tergoda akan hasil kebun Mr. McGregor, rasanya kita melihat kembali hasrat Peter saat pertama kali mencuri di kebun tersebut.

Memang jika kita dihadapkan pada sesuatu hal yang melimpah ruah, yang dengan leluasa dapat kita ambil, akan ada godaan untuk melakukan apa saja. Namun, mengambil sesuatu yang bukan hak kita tentu bukanlah sikap yang baik, dan Benjamin pun mendapatkan hukuman karena itu. Hukuman pertama saat dia terperangkap di bawah keranjang, dan yang kedua dari ayahnya.

The Tale of Benjamin Bunny cover.jpgDalam buku ini, ada satu bagian lucu yang menjadi favorit saya karena kreatifitas sang penulis untuk mengangkat hal ini:

I cannot draw you a picture of Peter and Benjamin underneath the basket, because it was quite dark, and because the smell of onions was fearful; it made Peter Rabbit and little Benjamin cry.

Review #3 of Children’s Literature Reading Project

3 responses to “The Tale of Benjamin Bunny – Beatrix Potter

  1. Pingback: Second Year Update of The Classics Club Project | Bacaan B.Zee

  2. Pingback: (Some) Tales Collection – Beatrix Potter | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s