Because of Winn-Dixie – Kate DiCamillo

24294Title : Because of Winn-Dixie
Author : Kate DiCamillo (2000)
Publisher : Scholastic
Edition : First Scholastic printing, September 2000
Format : Paperback, 186 pages

India Opal Buloni adalah anak seorang pendeta dengan ibu yang meninggalkan mereka sejak Opal masih kecil. Opal dan ayahnya saat ini tinggal di Naomi. Hubungan ayah-anak ini cenderung berjarak, dan Opal seringkali merasa kesepian. Sampai suatu ketika dia menemukan seekor anjing jelek yang pitak, tetapi memiliki senyum yang langsung mengambil hati Opal. Dia menamakan anjing itu Winn-Dixie, membawanya pulang dan merawatnya.

It’s hard not to immediately fall in love with a dog who has a good sense of humor. (p.12)

Winn-Dixie tidak suka ditinggalkan, kemana pun Opal pergi, di situ Winn-Dixie mengikuti. Sejak memiliki Winn-Dixie, kejadian-kejadian unik terjadi pada Opal yang menyebabkannya bertemu dengan teman-teman baru yang unik pula. Ada Sweetie Pie Thomas yang berusia lima tahun, Miss Franny Block si pustakawan, Otis—penjaga toko hewan peliharaan yang merupakan mantan narapidana, ada juga Gloria Dump tua yang penyendiri. Bersama mereka, Opal belajar banyak hal tentang kehidupan.

Opal mulai bisa menghadapi kehidupan tanpa terus-menerus mengharapkan kehadiran ibu yang telah meninggalkannya. Hubungannya dengan ayahnya pun menjadi dekat berkat tragedi yang melibatkan Winn-Dixie. Opal mulai bisa memandang Dunlap dan Stevie Dewberry, dua bersaudara yang sering mengusilinya, juga Amanda Wilkinson yang pemurung dengan lebih baik.

“… But in the meantime, you got to remember, you can’t always judge people by the things they done. You got to judge them by what they are doing now.” (p.96)

Buku yang merupakan debut penulis ini melukiskan kehidupan pahit seorang anak, yang perlahan tapi pasti mencoba merasakan manisnya kehidupan dengan menerima kepahitan itu. Hal ini digambarkan secara apik melalui permen pastiles yang diciptakan oleh kakek Miss Franny, Littmus W. Block.

Littmus W. Block figured the world was a sorry affair and that it had enough ugly things in it and what he was going to do was concentrate on putting something sweet in it. (p.111)

“There’s a secret ingredient in there,” Miss Franny said.
“I know it,” I told her. “ I can taste it. What is it?”
“Sorrow,” Miss Franny said. “Not everybody can taste it. Children, especially, seem to have a hard time knowing it’s there.”
“I taste it,” I said.
“Me, too,” said Amanda.
“Well, then,” Miss Franny said, “ you’ve probably both had your share of sadness.”
(p.114)

“I believe, sometimes, that the whole world has an aching heart.” (p.134)

Setiap orang, tua atau muda, dewasa maupun anak-anak, memiliki ‘kepahitan’nya masing-masing. Bagi Sweetie Pie, pahitnya hidup adalah tidak memiliki anjing; namun bagi Opal, di usianya yang masih belasan tahun, harus merasakan kehilangan orang yang dikasihinya tentu tidak mudah. Pertemuannya dengan Winn-Dixie adalah jembatan baginya untuk menemukan manisnya persahabatan, dan jalan baginya untuk—bersama-sama dengan ayahnya—menerima kepahitan bahwa ibunya telah pergi.

Buku ini ditulis melalui narasi Opal, bahasanya sederhana, dan di beberapa bagian terdapat kesalahan tata bahasa—khas anak-anak. Di sini kita bisa melihat kesederhanaan pola pikir seorang anak, kesederhanaan harapan dan keinginan mereka.

4/5 bintang untuk kisah sederhana yang bermakna dalam.

“There ain’t no way you can hold on to something that wants to go, you understand? You can only love what you got while you got it.” (p.159)

Review #4 of Children’s Literature Reading Project

Review #5 for Lucky No.14 Reading Challenge  category First Letter’s Rule

2 responses to “Because of Winn-Dixie – Kate DiCamillo

  1. Pingback: Scene on Three (30) | Bacaan B.Zee

  2. Pingback: Lucky No. 14 Reading Challenge Wrap Up | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s