Grimms’ Fairy Tales (Part 1) – The Brothers Grimm

Title : Grimms’ Fairy Tales (Grimms’ Kinder und Hausmarchen)
Author : The Brothers Grimm
Translator : Edgar Taylor and Marian Edwardes
Publisher : Project Gutenberg
Edition : December 14, 2008 [EBook #2591]

This review contains:

  1. The Golden Bird
  2. Hans in Luck
  3. Jorinda and Jorindel
  4. The Travelling Musicians
  5. Old Sultan
  6. The Straw, the Coal, and the Bean
  7. Briar Rose
  8. The Dog and the Sparrow
  9. The Twelve Dancing Princesses

Dongeng dari Grimms cukup banyak, dan masing-masing memiliki hal menarik yang bisa digali (meski tidak semuanya). Oleh karenanya, saya akan membuat review yang berseri, hingga sebisa mungkin saya bisa menyinggung satu per satu, meski singkat saja.

Kisah The Golden Bird menunjukkan orang-orang yang diuji dengan penampilan luar, apakah mereka akan menuruti nasihat untuk memilih sesuatu yang sederhana atas sesuatu yang indah, dan apa akibat yang muncul.

Hans in Luck adalah salah satu favorit saya, tentang cara kita memandang sebuah keberuntungan.

Some men are born to good luck: all they do or try to do comes right—all that falls to them is so much gain—all their geese are swans—all their cards are trumps—toss them which way you will, they will always, like poor puss, alight upon their legs, and only move on so much the faster. The world may very likely not always think of them as they think of themselves, but what care they for the world? what can it know about the matter?

Intinya, keberuntungan hanyalah masalah pola pikir. Jika kita puas dengan apa yang kita dapatkan, sekecil apapun, maka—seperti Hans—maka bolehlah menyebut diri beruntung.

‘How happy am I!’ cried he; ‘nobody was ever so lucky as I.’ Then up he got with a light heart, free from all his troubles, and walked on till he reached his mother’s house, and told her how very easy the road to good luck was.

Jorinda and Jorindel adalah sepasang kekasih yang dipisahkan oleh peri yang mengutuk sang gadis menjadi burung.

The Travelling Musicians menceritakan makhluk-makhluk tua dan lemah yang hendak disingkirkan oleh majikan/pemilik mereka, salah satu kisah yang nantinya berakhir lucu dan menyenangkan. Betapa imajinasi manusia dalam kegelapan bisa berlipat-lipat lebih buruk dari yang sebenarnya, jadi, jangan segan-segan untuk ‘menyalakan lampu’😉

Old Sultan adalah anjing tua yang hendak dibunuh oleh pemiliknya karena dianggap tidak berguna. Inilah kisah ‘penyelamatan’, sekaligus menunjukkan kesetiaan seekor anjing yang sangat besar, apapun yang terjadi.

The Straw, the Coal, and the Bean adalah salah satu kisah sederhana tentang jerami, arang, dan kacang yang lolos dari ‘maut’, untuk menuju ke bahaya maut berikutnya.

Briar Rose dapat dikatakan sebagai Sleeping Beauty versi Grimm, dengan akhir yang agak berbeda, lebih sederhana dari versi Perrault.

The Dog and the Sparrow mengisahkan pembalasan dendam seekor burung gereja untuk anjing kawannya.

Dalam The Twelve Dancing Princesses, sang Raja memerintahkan untuk mencari tahu rahasia sepatu kedua belas putrinya yang menjadi lusuh tiap malam. Ada satu hal kecil yang menarik perhatian saya di sini, yaitu adanya jubah yang bisa membuat orang yang memakainya tidak terlihat.

Grimms menuliskan kisahnya secara sederhana saja, pendek, singkat dan tidak ada konflik yang terlalu rumit. Yang salah mendapat hukuman, yang benar mendapat ganjaran, sebagaimana pakem fairy tales yang umum. Namun begitu, judul asli yang dapat diterjemahkan sebagai Grimms’ Children and Household ini tak sepenuhnya ‘aman’ untuk anak-anak. Ada adegan kekerasan yang terang-terangan di sini. Saya rasa dongeng Grimm ini memang kembali pada kodrat awalnya sebagai cerita yang didongengkan untuk anak sebelum tidur, sehingga anak bisa mendapatkan bimbingan dari orang tuanya.

Kesederhanaannya juga terkadang menyebabkan beberapa kisah sekadar ‘lewat’ tanpa kejelasan akan apa yang hendak disampaikan dalam kisah itu. Seperti The Straw, the Coal and the Bean yang sepertinya ‘hanya’ hendak menyampaikan asal-usul sang kacang. Mungkin juga sebagian kisah hendak menunjukkan kenyataan yang ada di sekitar kita. Namun, dari sembilan kisah itu tak sedikit juga yang memiliki sesuatu untuk digali dan dianalisis.

Selanjutnya, tunggu review bagian kedua saya🙂

Juni #2 : Fairy Tales

2 responses to “Grimms’ Fairy Tales (Part 1) – The Brothers Grimm

  1. aku baca versi yg diterbitkan elex.. cukup banyak juga dan beberapa mirip satu sama lain, jadi sempet bosen di tengah2 hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s