The Mysterious Affair at Styles – Agatha Christie

1722890Title : The Mysterious Affair at Styles (Misteri di Styles)
Author : Agatha Christie (1920)
Translator : Mareta
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Edition : Cetakan kedelapan, November 2013
Format : Paperback, 266 pages

“Karena kau terlalu mengekang imajinasimu. Imajinasi adalah pelayan yang baik, tetapi tuan yang buruk. Penjelasan yang paling sederhana merupakan kemungkinan paling besar.” (p.103)

Hastings baru saja kembali dari medan perang dan pulih dari sakitnya ketika seorang kawan lama, John Cavendish, mengundangnya menghabiskan masa cutinya di rumahnya di Styles. Suasana di Styles agak berbeda pasca kematian ayah John, karena hartanya diwariskan kepada ibu tirinya, yang kemudian menikah lagi dengan pria yang lebih muda—Alfred Inglethorp—yang diduga mengincar harta. Kemudian, saat terjadi pembunuhan di Styles Court, hal yang telah diduga seolah terbukti. Akan tetapi, petunjuknya terlalu jelas, dan si tersangka utama memiliki alibi yang kuat.

Ada Evelyn Howard yang sangat menyayangi Emily Inglethorp hingga membenci Mr. Inglethorp setengah mati, Cynthia Murdock sang ahli racun, ada John Cavendish yang tak mendapatkan hak warisan oleh karena wasiat mengecewakan sang ayah, Lawrence Cavendish—adik John yang tak memiliki penghasilan yang bisa diharapkan, juga Mary Cavendish—istri John yang sepertinya memiliki hubungan rahasia dengan orang lain. Alfred Inglethorp bukan satu-satunya orang yang punya motif untuk membunuh istrinya, dan lagipula, alibinya cukup kuat.

“Saya suka cerita detektif,” kata Miss Howard. “Tapi banyak juga yang asal ditulis saja. Pelakunya ditemukan dalam bab terakhir. Pembaca dibuat merasa tolol. Padalah kalau benar-benar terjadi tindak kriminal, kita bisa merasakannya.” (p.14)

Kebetulan, detektif kita, Hercule Poirot, ada di desa itu sewaktu peristiwa penting ini terjadi. Maka sebuah penyelidikan menarik bersama Poirot dan Hastings pun terjadi. Dalam buku pertama Agatha Christie ini, tampaknya sifat penyelidikan Poirot masih terpengaruh oleh Sherlock Holmes—karakter yang disindir habis-habisan oleh Poirot dalam buku-buku berikutnya. Namun di sini, kita bisa melihat hal yang jarang kita lihat pada kisah Poirot yang lain, di mana dia meneliti seluruh ruangan untuk mencari petunjuk, berjalan ke sana kemari, dan terlihat lebih ‘aktif’. Hubungan antara detektif dan naratornya ini sudah terbentuk kuat, yaitu Hastings yang naif (disebutkan usianya 30 tahun saat itu), yang seringkali menjadi korban keusilan Poirot.

Jawaban itu sama sekali tidak relevan menurut logikaku. Karena itu aku diam saja. Aku hanya berkata pada diri-sendiri bahwa seandainya aku menemukan sesuatu-dan aku yakin akan hal itu—aku tak akan memberitahu Poirot apa-apa.
Ada waktunya orang harus bertindak tegas. (p.169)

Ini bukan hal yang kuharapkan. Aku sebetulnya ingin dia merasakan sikapku yang kaku. Tapi aku malah merasakan kehangatan sikap Poirot. Hatiku meleleh. (p.173)

Secara keseluruhan, saya menikmati buku ini. Perkenalan yang cukup mengena bagi detektif yang membanggakan sel-sel kelabunya ini, yang mengajak kita untuk ikut memanfaatkan petunjuk-petunjuk yang diberikannya agar sel-sel kelabu kita juga terlatih. Saya sendiri berusaha untuk jeli melihat petunjuk kecil yang diindikasikan oleh penulis, meski saya yakin bahwa tak semua petunjuk itu merujuk pada ‘dosa’ pembunuhan semata, karena seperti yang saya siratkan di atas, tak ada yang benar-benar bersih di Styles Court.

4/5 bintang untuk sang detektif Belgia dan narator yang cukup ‘menghibur’.

Review #21 of Classics Club Project

Review #10 for 2014 TBRR Pile Reading Challenge (Mystery #1)

Review #17 for Lucky No.14 Reading Challenge category Once Upon a Time

4 responses to “The Mysterious Affair at Styles – Agatha Christie

  1. Pingback: 2014 TBRR Pile Wrap Up | Bacaan B.Zee

  2. Pingback: Lucky No. 14 Reading Challenge Wrap Up | Bacaan B.Zee

  3. Pingback: Third Year Update of The Classics Club Project | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s