Scene on Three (68)

SceneOnThree

Scene on Three terakhir di tahun 2014, jadi bagaimana pencapaian kalian di 2014? Kalau saya, meski tak membaca dan mereview lebih banyak buku dibanding tahun lalu, saya puas dengan buku-buku hebat yang berhasil saya baca tahun ini. Rangkumannya akan ada di Book Kaleidoscope 2014. Tak bosan-bosan pula saya mengingatkan bahwa ada giveaway di blog ini yang berlangsung sampai 5 Januari 2015.

Oiya, untuk SoT edisi tanggal 23 lalu, saya belum sempat blogwalking ya, maaf agak tertunda. Yang jelas scene kalian tetap masuk penilaian, kok, termasuk yang sudah setor link review untuk CLRP.

Untuk SoT kali ini, ada salah satu buku dari penulis favorit saya (kalian pasti sudah tahu), dengan salah satu buku anak-anaknya yang terbaik, dan yang akan segera muncul terjemahannya juga. Fortunately, The Milk karya Neil Gaiman ini, seperti buku-bukunya pada umumnya, banyak mengandung dialog atau scene yang ‘ajaib’, dan ini adalah salah satunya.

“If two things that are the same thing touch,” proclaimed the volcano god, “then the whole Universe shall end. Thus sayeth the great and utterable Splod.”
“How does a volcano know so much about transtemporal metascience?” asked one of the pale green aliens.
“Being a geological formation gives you a lot of time to think,” said Splod. “Also, I subscribe to a number of learned journals.”
(p.88-89 Harper version) (p.110-111 Bloomsbury version)

Wow sekali, saya sampai kehilangan kata-kata, gunung berapi aja langganan jurnal! Tapi ada benarnya juga, jika manusia menetap di suatu tempat, dengan pemandangan itu-itu saja, aktivitas itu-itu saja, dan dia membuka cakrawalanya melalui membaca, dia akan cenderung bisa berpikir luas dan imajinatif. Namun tanpa membaca, rasanya mungkin pemikirannya tak akan sefilosofis ataupun secanggih para pembaca. Orang yang menghabiskan waktu dengan bepergian atau bergerak pun sama saja, mereka cenderung punya bahan untuk dipikirkan, tinggal apakah mereka bisa meluangkan waktu untuk itu atau tidak.

Sebenarnya scene di atas bisa disimpulkan apa pun, yang jelas, saya suka scene itu apa adanya, lucu dan ajaib. Jadi, scene apa yang akan kalian bagi untuk menutup tahun 2014 ini?

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

2 responses to “Scene on Three (68)

  1. Pingback: Fortunately, the Milk – Neil Gaiman | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s