Scene on Three (71)

SceneOnThree

As every day passed you could see the panic on more and more people’s faces, and the rest carefully composed their features to look somber and made clucking noises and said How Awful It Was. But once we were away from them we actually felt pretty cheerful and laughed on the walk back to the house, partly to cheer Piper up and partly because it still felt like an adventure and because the sun was shining and it was a beautiful walk, war or no war.

Hari ini, saya kembali mengambil scene dari How I Live Now by Meg Rosoff (review sudah ada di sini). Scene ini merupakan salah satu ‘masa indah’ yang dirasakan Daisy meski perang tengah berlangsung. Saat kita bisa menikmati dan mensyukuri sesuatu, maka kita bisa berbahagia, walaupun di luar sana ada masalah yang lebih besar. Peperangan bisa tak berarti apa-apa bagi Daisy saat dia bisa menikmati matahari yang bersinar hangat, tawa bersama sepupu-sepupunya, dan petualangan yang mengasyikkan. Mungkin, suatu waktu dalam hidup, kita perlu sejenak meletakkan beban yang berat dan menikmati hari ini, saat ini, yang indah, sesederhana apa pun.

Cara mengikuti SoT:

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

8 responses to “Scene on Three (71)

  1. Akhirnyaaa….SoT pertamaku di tahun 2015 (^▽^)

    Yep, kalo itu aku nyebutnya pengalih suasana hati. Lupakan masalah dan temukan sesuatu yang “indah” yang bisa membuatmu senang 😀

  2. Ini SoT pertama saya. Pertama. Hihiii \o/

  3. Ah, Daisy! Sebenarnya dia tu heroine yang ngga begitu likeable (buatku) tapi bagusnya keliatan character developmentnya seiring plot cerita berjalan.

  4. Bagus… penjelasannya :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s