Scene on Three (76)

SceneOnThree

Selamat bulan Maret! Dua bulan pertama di 2015 bukan bulan yang buruk. Beberapa buku favorit dan buku dari penulis favorit yang tertunda sudah berhasil saya baca. Salah satunya adalah buku yang sudah lama sekali saya impi-impikan ini, Night Flight by Antoine de Saint-Exupéry. Penulis yang satu ini, punya pesona tersendiri yang membuat saya betah membaca buku-bukunya, serumit apa pun bahasanya, dan selalu ingin mencari karyanya yang lain, seseragam apa pun temanya. Ini adalah salah satu scene yang berkesan di buku itu.

I am saving him from fear. I was not attacking him but, across him, that stubborn inertia which paralyzed men who face the unknown. If I listen and sympathize, if I take his adventure seriously, he will fancy he is returning from a land of mystery, and mystery alone is at the root of fear. We must do away with mystery. Men who have gone down into the pit of darkness must come up and say—there’s nothing in it! This man must enter the inmost heart of night, that clotted darkness, without even his little miner’s davy, whose light, falling only on a hand or wing, suffices to push the unknown a shoulder’s breath away. (p.51)

Pernahkah kalian merasa takut akan sesuatu; takut memulai, takut melakukan, takut risiko, takut gagal, takut…lalu saat berhasil melawan ketakutan itu dan melakukannya, ternyata tidak apa-apa, tidak ada yang perlu ditakutkan? Saya sering, tapi tetap saja, tidak bisa menghalangi saya dari merasa takut dan ragu. Inilah yang mungkin berusaha dilawan Rivière, dia hendak menegaskan bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan dari kegelapan malam selama mereka melakukan prosedur penerbangan dengan benar.

Ketakutan memang hanya ada di pikiran kita, buah dari prasangka dan imajinasi. Namun, bukankah ketakutan terkadang juga dihasilkan dari pengetahuan dan pengalaman? Bagaimana menurut kalian?

Yuk, berbagi scene di bacaanmu:

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

4 responses to “Scene on Three (76)

  1. Hal yang lumrah. Saya sering mengalaminya. Malah mungkin, setiap hari. Tapi menurut saya itu bagus, itu membuat kita jadi berhati-hati dalam bertindak (:

  2. hm… mau ikutan scene of three boleh gak? .__. terus apakah kutipannya dari buku yang harus sedang dibaca atau yang sudah-sudah pun boleh?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s