Mudah Membuahkan 38 Jenis Tabulampot Paling Populer

mudah-membuat-38-jenis-tabulampit-paling-populerJudul : Mudah Membuahkan 38 Jenis Tabulampot Paling Populer
Penulis : Herfin Sasono & Nofiandi Riawan
Penyunting : Tintondp
Penerbit : PT AgroMedia Pustaka
Edisi : Cetakan pertama, 2014
Format : Paperback, vi+118 halaman

Di tengah perkotaan yang penuh dengan bangunan dan polusi, penghijauan adalah salah satu solusi. Selain taman-taman kota, rumah juga perlu dihijaukan. Namun, bagaimana menyiasati halaman rumah yang sempit di tengah-tengah kota? Tabulampot (tanaman buah dalam pot) adalah salah satunya. Selain menghijaukan, keunggulan tabulampot adalah kemampuannya untuk menghasilkan sesuatu yang bisa dikonsumsi.

Membuahkan tanaman buah dalam lahan yang luas sebenarnya tidak selalu mudah, apalagi tabulampot yang terbatas dalam ketersediaan zat hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhannya. Bagi para pemula, buku ini bisa menjadi jawaban. Di dalamnya dibahas secara lengkap dan ringkas, mulai dari pemilihan jenis tanaman buah, pembibitan, penanaman, penganganan media tanam, pupuk, pembasmian hama, teknik pembuahan, pemanenan, bahkan sampai mengolah buah yang sudah dipetik.

Pembibitan secara generatif (melalui biji) atau vegetatif (perbanyakan dari akar dan batang) ternyata perlu perhatian khusus untuk jenis-jenis tertentu. Teknik pembibitan tersebut juga dijelaskan dengan jelas melalui deskripsi dan gambar sehingga lebih mudah dipahami. Jenis-jenis pot beserta kelebihan dan kekurangannya, komposisi media tanam sesuai dengan jenis tabulampot, serta jenis-jenis pupuk dan pestisida—baik kimia maupun nabati, melengkapi pemahaman untuk mereka yang awam dalam berkebun.

Buku ini adalah jenis buku praktis yang akan lebih berguna dan mudah dipahami jika sambil dipraktikkan. Selain penjelasan secara umum, ada juga penjelasan secara spesifik mengenai perawatan ke-38 jenis tabulampot tersebut. Buah-buahan itu dikategorikan sebagai Tabulampot Sangat Mudah Berbuah (belimbing, beach cherry, dll), Mudah Berbuah (jambu air kancing, jambu biji mutiara, dll), Agak Sulit Berbuah (buah naga merah, delima, dll), dan Sulit Berbuah (anggur, durian, dll). Akan tetapi, jika melihat keterangan dan petunjuknya, yang sulit berbuah pun tampaknya masih bisa diusahakan meski butuh perawatan yang lebih lama dan lebih hati-hati. Dalam setiap jenis tabulampot, dijabarkan poin-poin penting yang secara khusus berbeda satu dengan yang lainnya, seperti komposisi pupuk yang pas, serta teknik pembuahannya.

Teknik pembuahan juga tidak terlalu sulit, ada jenis tabulampot yang memerlukan pemangkasan cabang/ranting, ada yang perlu dilakukan stres air, atau ZPT (zat pengatur tumbuh. Penjelasan tersebut dilengkapi dengan tips-tips untuk teknis pelaksanaannya. Kemudian, sebagai pelengkap, ada tanya jawab seputar masalah yang sering dialami mengenai tabulampot. Bagian yang terakhir ini menurut saya lebih enak jika dimasukkan dalam penjelasan di awal saja, karena pertanyaan dan jawabannya sendiri sudah spesifik sehingga bisa disisipkan. Kemudian penjelasan untuk manfaat buah-buahan secara spesifik juga tidak terlalu penting, karena sifatnya masih sangat umum dan tidak bisa dijadikan patokan untuk tujuan mengkonsumsi buah tersebut.

Untuk yang berminat membuat halaman mungil Anda dihiasi dengan buah-buahan yang menyegarkan mata dan menyehatkan jika dikonsumsi, buku ini bisa menjadi permulaan yang mudah. Tekniknya praktis dan tidak sekadar teori.

*Terima kasih untuk AgroMedia Pustaka atas bukunya.

Review #10 for Lucky No.15 Reading Challenge category Freebies Time

7 responses to “Mudah Membuahkan 38 Jenis Tabulampot Paling Populer

  1. aku pernah nyoba nanam alpukat dipot, sayang begitu dipindah ke tanah malah mati. huhu. kalau tabulampot ini berarti harus ditanam di dalam pot selamanya ya, tanpa dipindah?

    • Kalau yg di buku ini memang tujuannya di pot selamanya sih. Soal mindah/mengganti media tanam, di sini dibahas juga tekniknya yg betul, harus hati2 spy jangan mengganggu akar, & perhatikan juga adaptasi tanaman itu ke media barunya.

  2. Jadi menurut buku ini tabulampot itu bisa buat selamanya ya Bzee? Kalau tanamannya udah ke-gede-an berarti harus dipangkas ya? Lengkap tidak penjabaran teknik pemangkasannya di buku ini?
    *banyak nanya*

    • Aku lupa di buku ini nyebutnya gimana, tp kesimpulanku, karena kita nanamnya di pot, otomatis ruang tumbuh utk akar & batangnya terbatas, jd pasti ada batas tumbuh maksimalnya. Kalau pemangkasan daun/ranting tujuannya lebih ke memudahkan pembuahan, dan tiap jenis disebutkan sebaiknya dipangkas di bagian mana.

  3. Pingback: Lucky No. 15 Reading Challenge Wrap Up | Bacaan B.Zee

  4. Pingback: 2015 Reading Challenges: Wrap Up | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s