The Wolves in the Walls – Neil Gaiman & Dave McKean

the wolvesTitle : The Wolves in the Walls
Author : Neil Gaiman (2003)
Illustrator : Dave McKean (2003)
Publisher : HarperTrophy
Edition : 1st edition, 7th printing, 2003
Format : Paperback, 56 pages

Hari itu, rumah Lucy sepi. Ibunya sedang membuat selai, ayahnya berlatih bermain tuba, dan adik laki-lakinya bermain video games. Lucy mendengar suara-suara dari dinding rumah tuanya, dan dia yakin itu adalah serigala. Ada serigala di dalam dinding rumahnya! Namun, tak seorang pun percaya padanya, dan mengatakan bahwa itu adalah suara yang lain. Lagipula, jika serigala keluar dari dinding, maka semuanya akan berakhir, semua orang tahu itu.

“It’s bats, I know it is!” said her brother, happily.
“I shall ensure that I sleep with my neck exposed tonight, in case one of them is a vampire bat. Then, if it bites me I shall be able to fly and sleep in a coffin, and never have to go to school in the daytime again.”

Buku bergambar Gaiman ini mengajak pembaca ikut tegang, sekaligus menebarkan hal-hal kocak. Bagaimana Lucy mengahadapi kekhawatiran dan rasa takutnya sendiri, bagaimana pada akhirnya–saat serigala benar-benar keluar dari dinding–konsekuensi yang harus dihadapi oleh para anggota keluarga, dan keberanian seperti apa yang diperlukan untuk mengembalikan segala sesuatunya seperti semula.

wolves in

Karakter anak dalam buku ini juga cukup unik dan mengesankan. Saya suka Lucy karena kepekaan imajinasi dan keberaniannya. Saya suka adik laki-lakinya karena kegilaan imajinasi khas anak-anaknya (“We could live in an orbiting space station with metal walls with lights on them that blink and flash, and nothing but foozles and squossucks for billions of miles.”).

Gambarnya unik, tidak ceria berwarna-warni, agak suram seperti temanya, dan tetap terlihat sangat ekspresif. Layout hurufnya pun tak kalah mengesankan karena huruf besar dan kecil dibuat bergantian seolah menyesuaikan volume dan penekanan sang pencerita, atau karakternya. Setiap huruf yang membentuk kata tersebut seolah memiliki nada tersendiri. Pada beberapa gambar, tampak seperti foto yang disunting sedemikian rupa sehingga menyatu dan memberi efek tertentu.

wolves 1

Konon, penulis mendapatkan inspirasi buku ini dari putrinya. Ketakutan putrinya itu mendatangkan ide bagi sang penulis untuk membuat buku anak pertamanya. Seperti biasa, ide-ide gilanya bisa sangat menyenangkan meski dalam suasana cerita yang gelap, seperti saat tiba-tiba Queen of Melanesia muncul di kebun.

5/5 bintang untuk apa pun yang kemudian keluar (lagi) dari dinding.

Review #20 of Children’s Literature Reading Project

3 responses to “The Wolves in the Walls – Neil Gaiman & Dave McKean

  1. Aaakk srigala dari dinding? Oke, kisahnya Gaiman emang edann😄

  2. Pingback: Crazy Hair – Neil Gaiman & Dave McKean | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s