Scene on Three (91)

SceneOnThree

Sebuah ambulans lewat di jalan di antara kami, dan aku membayangkan siapa yang dibawanya, dan apa yang terjadi pada orang itu. (…) Adakah peluang aku mengenal orang itu? Apakah ada orang lain yang melihat ambulans itu dan membayangkan bahwa yang ada di dalamnya adalah aku?
Bagaimana dengan sebuah perangkat yang mengenali semua orang yang kaukenal? Jadi, saat ada ambulans yang lewat di jalan, sebuah papan penanda besar di atapnya akan mengilatkan
JANGAN KHAWATIR! JANGAN KHAWATIR!
kalau alat si sakit tidak mendeteksi perangkat seseorang yang dikenalnya di dekatnya. Lalu, kalau alat itu ternyata mendetesi perangkat seseorang yang dikenalnya, ambulans akan mengilatkan nama orang yang ada di dalamnya, dan menambahkan entah
TIDAK ADA YANG PARAH! TIDAK ADA YANG PARAH!
atau, kalau ternyata penyakitnya parah,
PENYAKITNYA PARAH! PENYAKITNYA PARAH!
(p.83-84)

SoT saya hari ini mundur jauh sekali ke sebuah buku yang sudah lama sekali saya baca, dan belum ada reviewnya di blog ini. Buku ini adalah salah satu favorit saya, dan adegan ini adalah salah satu yang paling saya ingat dari imajinasi Oskar Schell yang luar biasa. Extremely Loud & Incredibly Close karya Jonathan Safran Foer mungkin adalah salah satu novel unik dan di luar kewajaran yang menarik perhatian saya.

Scene ini terus terngiang-ngiang dalam benak saya setiap melihat ambulans lewat. Bisa dikatakan, kepedulian masyarakat kita untuk sedikit mengalah demi memberi jalan untuk sebuah ambulans yang sudah meraung-raung masih kecil. Berbeda halnya dengan iring-iringan mobil jenazah atau mobil pejabat yang mendapatkan pengamanan ekstra, baik resmi ataupun tidak. Padahal dibandingkan keduanya, ambulans jauh lebih membutuhkan prioritas, karena setiap menit dan detik sangat berharga bagi mereka yang di dalamnya.

Seandainya bayangan Oskar itu diwujudkan, mungkinkah kepedulian orang-orang akan meningkat? Maukah mereka mengorbankan sekian detik waktu mereka untuk menyelamatkan orang di dalam ambulans itu? Ataukah mereka masih akan menutup mata, meski ambulans itu mengilatkan tulisan-tulisan yang mengkhawatirkan?

Mana scene-mu hari ini? Sedikit bocoran, akan ada giveaway di SoT edisi berikutnya, jangan lewatkan ya!

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s