Lotta – Astrid Lindgren

lottaTitle : Lotta: The Mischievous Martens & Lotta Leaves Home (Barnen På Bråkmakargatan & Lotta På Bråkmakargatan)
Author : Astrid Lindgren (1958 & 1961)
Illustrator : Ilon Wikland
Translator : Listiana Srisanti
Publisher : Gramedia Pustaka Utama
Edition : Cetakan Ketiga, September 2007
Format : Paperback, 184 halaman

Lotta adalah bungsu dari keluarga Nyman, usianya 3 tahun. Bersama kakak-kakaknya, Jonas dan Maria, anak-anak itu memiliki ulah macam-macam untuk meramaikan rumah mereka. Namun, Lotta yang menjadi pusat cerita punya ulah uniknya sendiri.

Di balik kepolosan tindakan dan perkataannya, Lotta kecil punya banyak akal untuk menjawab pertanyaan maupun larangan orang-orang yang lebih tua. Meski bisa dikatakan nakal, Lotta sebenarnya adalah bibit anak-anak cerdas jika bakatnya dikembangkan dengan baik. Buku ini menunjukkan betapa pemikiran anak-anak tak bisa kita anggap sepele, bahwa anak juga memiliki cara berpikirnya sendiri yang berbeda dari orang dewasa, bukan inferior, tetapi berbeda.

Terjemahan Indonesia Lotta sebenarnya merupakan gabungan cerita dari buku-buku The Children on Troublemaker Street dan Lotta on Troublemaker Street/Lotta Leaves Home. Pada bagian pertama, terjemahan ini diberi judul Keluarga Lotta yang Bahagia. Di sini, penulis bercerita dari sudut pandang Maria sebagai orang pertama, dan mengisahkan tentang ulah ketiga saudara ini, mulai dari Lotta yang selalu mendapatkan peran tak menyenangkan dalam permainan mereka, Jonas yang iseng hingga tercebur ke danau, hingga Lotta yang membuat dapur mereka kebanjiran.

Bamsie adalah mainan babi-babian dari kain merah muda yang selalu dibawa-bawa Lotta ke mana saja. Lotta mengira Bamsie itu beruang, jadi dia memanggilnya Bamsie Beruang.
“Dia babi. Dari dulu juga dia itu babi!” kata Jonas berkali-kali.
Biasanya Lotta lalu menangis dan berkata bahwa Bamsie adalah beruang.
“Beruang warnanya tidak merah muda,” Jonas menggoda. “Lagi pula, Lotta, dia itu beruang kutub atau beruang biasa?”
“Dia beruang babi,” kata Lotta.
(p.47)

Pada bagian kedua yang diberi judul Lotta Pindah Rumah, cerita menggunakan sudut pandang orang ketiga, karena cerita berpusat pada Lotta saja. Suatu pagi Lotta terbangun karena mimpi buruk, tetapi dia menganggap mimpinya itu nyata sehingga hari itu semuanya serba salah. Lotta pun memutuskan untuk pindah dan menyewa loteng di rumah Bu Berg, tetangganya.

Saya suka dengan cara Bu Berg memperlakukan Lotta, dia tidak menganggapnya sebagai anak kecil, tetapi sebagai apa Lotta memposisikan diri. Dengan begitu, Lotta kecil merasa dihargai dan bisa belajar tentang arti dari tanggung jawab. Akhir dari kisah ini juga adalah penutup yang cocok untuk buku ini karena menekankan pentingnya nilai sebuah keuarga.

“Aku masuk ke rumah kecilku—
Hari sudah malam
Dan gelap
Dan aku seorang diri
Kunyalakan lampu kecilku.
Kucingku menyambut, ‘Selamat datang.’”

“Tapi aku tak punya kucing,” kata Lotta sedih.

(p.156)

Buku ini dilengkapi dengan ilustrasi cantik untuk memperkaya cerita dan mewarnai imajinasi. Mulai dari gambar-gambar kecil yang menunjukkan suasana, hingga ilustrasi dua halaman penuh yang menunjukkan lingkungan keluarga Nyman. Buku yang merupakan potret kebahagiaan anak-anak, dan pengingat bagi orang dewasa tentang masa kanak-kanak yang perlu mendapatkan perhatian dan perlakuan yang sesuai. 4/5 bintang untuk ulah Lotta yang lucu dan menggemaskan.

Juli : Kenakalan Anak-Anak

Juli : Kenakalan Anak-Anak

Review #27 of Children’s Literature Reading Project

Review #28 for Lucky No.15 Reading Challenge category It’s Been There Forever

6 responses to “Lotta – Astrid Lindgren

  1. Senyum-senyum pas baca “beruang babi”, pikiran anak-anak banget.
    Buku lama dan udah nggak ada di tokbuk kayaknya, ya.

    • Masih banyak sih kalimat2 yg bikin senyum2 di buku ini😀
      Iya, belinya juga udah lama, mudah2an terbit lagi buku sejenis ini.

  2. Pingback: Lucky No. 15 Reading Challenge Wrap Up | Bacaan B.Zee

  3. Aku baru tau ada blog ini yg juga banyak ngreview buku cerita anak2.
    Jadi pgn join children’s literature jg :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s