Scene on Three (100)

SceneOnThree

Happy Roald Dahl Day! Hari ini, tepat 99 tahun yang lalu, penulis buku anak-anak yang menyenangkan ini dilahirkan. Oleh karena itu, hari ini SoT akan saya isi dengan kutipan dari bukunya. Selanjutnya, jika tidak ada halangan, saya akan memposting beberapa review bukunya hari ini.

“Tell me one that you liked.”
“I liked The Lion, the Witch and the Wardrobe,” Matilda said. “I think Mr. C. S. Lewis is a very good writer. But he has one failing. There are no funny bits in his books.”
“You are right there,” Miss Honey said.
“There aren’t many funny bits in Mr Tolkien either,” Matilda said.
“Do you think that all children’s books ought to have funny bits in them?” Miss Honey asked.
“I do,” Matilda said. “Children are not so serious as grown-ups and they love to laugh.”
(p.80-81)

Oh, well, mungkin karena ini saya (masih) cinta buku anak-anak. Setelah semua keseriusan dalam kehidupan nyata, orang dewasa butuh tertawa juga. Saya mulai menyadari ini saat bermain dengan keponakan-keponakan saya, mereka benar-benar suka tertawa! Dan sebagai orang dewasa yang mendampinginya, saya bisa pura-pura tertawa untuk menyenangkan mereka, atau tertawa terbahak-bahak dengan ikhlas dari hati. Tentu saja saya pilih yang kedua.

Memang menjadi dewasa dengan segala dinamikanya, kerap membuat kita lupa cara menikmati hidup. Kita (atau saya) seringkali menjadikan sebuah masalah itu suatu alasan untuk prihatin, untuk tidak bersenang-senang terlebih dahulu. Padahal, piknik tidak piknik, masalahnya juga masih sama saja. Lebih baik piknikkan pikiran kan.

Kembali ke masalah buku anak, saya juga baru menyadari bahwa buku-buku C. S. Lewis itu tidak ada lucunya (apa ada ya? Nanti saya belum baca ulang. Sepertinya ada di bukunya yang lain), dan saya rasa ada juga beberapa buku anak yang tidak ada lucunya. Dan setelah saya pikir lagi, kebanyakan buku anak favorit saya ada lucu-lucunya. Ya walaupun saya tidak bilang kalau saya tidak suka buku yang tidak ada lucunya, karena bagaimanapun juga, saya kan orang dewasa, saya juga suka buku serius, haha.

Apa scene-mu hari ini?

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

2 responses to “Scene on Three (100)

  1. Ya iyalah… Buku anak emang wajib ada lucunya. So far, yang aku baca, meski gelap, ada lah sedikit lucunya. Buku2nya Kate DiCamillo itu dikit banget lucunya. C.S Lewis juga belum pernah baca😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s