Scene on Three (106)

SceneOnThree

Aku sendiri masih meragukan apakah jiwaku masih hidup karena aku menyadari bahwa berbuat sesuka hati adalah bagian dari insting primitif dalam diri manusia, salah satu dari kondisi atau sentimen purba yang tak terpisahkan dan turut membentuk karakter seorang manusia. (p.13)

Menutup bulan Oktober ini, rasanya kurang mantap kalau tidak saya beri scene horor (lagi). Scene di atas saya ambil dari terjemahan 7 Kisah Klasik Edgar Allan Poe.

Sebenarnya scene ini tidak terlalu horor yang heboh bagaimana, tapi lebih pada pendalaman jiwa manusia yang seringkali menyimpan misteri. Selebihnya, rasanya tak perlu saya jelaskan berpanjang-lebar, scene ini sudah cukup berbicara.

Silakan bagi scene kalian sampai akhir bulan ini

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s