The Wonderful Wizard of Oz – L. Frank Baum

oz1

Title : The Wonderful Wizard of Oz
Author : L. Frank Baum (1900)
Illustrator : W. W. Denslow
Publisher : Project Gutenberg
Edition : January 6, 2014 [EBook #43936]
Format : ebook

Dorothy tinggal di sebuah rumah kecil di tengah padang rumput kelabu yang kering di Kansas, bersama Uncle Henry dan Aunt Em, serta Toto, anjing kecilnya. Hari itu terlihat lebih kelabu, ada awan tebal menggantung, mengancam membawa badai topan bersamanya. Mereka sudah bersiap untuk berlindung di ruang bawah tanah. Namun, sebelum tiba di pintu, Dorothy yang memegang Toto sudah terbang bersama rumah yang terjebak topan.

A strange thing then happened.
The house whirled around two or three times and rose slowly through the air. Dorothy felt as if she were going up in a balloon.
The north and south winds met where the house stood, and made it the exact center of the cyclone. In the middle of a cyclone the air is generally still, but the great pressure of the wind on every side of the house raised it up higher and higher, until it was at the very top of the cyclone; and there it remained and was carried miles and miles away as easily as you could carry a feather.

Rumah kecil itu, bersama Dorothy dan Toto, mendarat dengan mulus di Negeri Oz. Negeri yang masih dikuasai oleh penyihir di empat penjuru negerinya, di mana terdapat penyihir jahat di Timur dan Barat, serta penyihir baik di Utara dan Selatan. Akan tetapi, tak ada penyihir yang bisa melampaui kekuatan sang Penyihir Hebat Oz yang tinggal di kota Emerald. Kota yang untuk menuju ke sana harus mengikuti jalan berbata kuning. Untuk bisa pulang ke Kansas, Dorothy harus menempuh jalur tersebut, dengan segala bahayanya, sendirian, dengan bekal hadiah dan perlindungan dari Penyihir Utara.

oz1-3Di perjalanannya, Dorothy bertemu dengan orang-orangan sawah yang sangat ingin memiliki otak, penebang kayu dari kaleng yang ingin memiliki hati, dan singa penakut yang ingin memiliki keberanian. Mereka menduga pastilah sang Penyihir Oz dapat memberi mereka semua itu. Berbagai rintangan, mulai dari menghadapi binatang buas, taman bunga yang mematikan, sampai bertemu dengan Oz ternyata juga membutuhkan pengorbanan tersendiri. Apakah mereka bisa meyakinkan Oz untuk membantu mereka? Apakah Oz yang menakjubkan bisa memberikan apa yang diinginkan keempatnya? Harga apa yang harus dibayarkan mereka demi memperolehnya?

“I cannot understand why you should wish to leave this beautiful country and go back to the dry, gray place you call Kansas.”

“That is because you have no brains,” answered the girl. “No matter how dreary and gray our homes are, we people of flesh and blood would rather live there than in any other country, be it ever so beautiful. There is no place like home.”
The Scarecrow sighed.
“Of course I cannot understand it,” he said. “If your heads were stuffed with straw, like mine, you would probably all live in the beautiful places, and then Kansas would have no people at all. It is fortunate for Kansas that you have brains.”

Pada pengantarnya, penulis mengatakan hendak mengubah kebiasaan dongeng anak klasik yang penuh dengan pesan moral dan kejadian-kejadian menakutkan. Penulis hendak menghadirkan keceriaan dan hiburan murni untuk anak-anak dengan kisahnya ini. Dan memang benar, buku ini adalah petualangan yang tidak mengajak anak untuk menjadi seperti ini atau seperti itu. Tantangan dapat terlalui dengan relatif mudah, dengan kecerdikan, keberanian, dan keberuntungan. Namun, di balik kesederhanaan plot ini, tersimpan pesan tersirat yang sangat dalam.

oz1-6

Bahwa apa yang kita cari hingga jauh, sebenarnya sudah ada dalam diri kita, sudah kita miliki, sudah diberikan kepada kita, bahkan mungkin sudah kita pergunakan selama ini. Hanya masalah waktu, kapan kita menyadarinya, kapan kita siap mempergunakannya, serta saat bagaimana kita bisa menghargainya. Dalam kisah singkat yang terkesan serba kebetulan ini, kita dapat melihat seberapa pentingnya proses terhadap kedewasaan dan kesiapan kita menerima sesuatu yang lebih besar.

oz1-5The Tin Woodman knew very well he had no heart, and therefore he took great care never to be cruel or unkind to anything.
“You people with hearts,” he said, “have something to guide you, and need never do wrong; but I have no heart, and so I must be very careful. When Oz gives me a heart of course I needn’t mind so much.”

Twist dalam kisah ini sebenarnya akan mengecewakan pembaca yang berharap banyak, tetapi justru di situlah kisah ini menjadi lebih bermakna. Peran utama bukan lagi dipegang Oz yang berada di judulnya, tetapi Dorothy beserta rombongan yang melalui petualangan yang menantang.

“…. Experience is the only thing that brings knowledge, and the longer you are on earth the more experience you are sure to get.”

4/5 bintang untuk dongeng klasik yang modern pada masanya.

“…. True courage is in facing danger when you are afraid, and that kind of courage you have in plenty.”

Review #34 of Classics Club Project

Review #41 of Children’s Literature Reading Project

oz1-1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s