Category Archives: Jon Scieszka

Scene on Three (53)

SceneOnThree

Rombo! Fantastico!” said Leonardo. He wiped the tears from his eyes. “You see the joke? My idea is Rombo! The word for the sound the gun would make is written there.”
Fred, Sam, and I sat up. Leonardo’s men untied us.
“You invented that joke?” said Sam. “That’s a classic. I told you guys he was a genius.”
(p.17)

Leonardo pointed to a spot on Fred’s T-shirt. Fred looked down. Leonardo lifted his finger, flicking Fred’s nose and flipping his hat off his head.
Leonardo laughed again. “I just invented that one yesterday.”
“Another classic,” said Sam.
I still couldn’t believe it. We were standing in Italy, five hundred years ago, joking with Leonardo da Vinci—the inventor of The Book. Though like Sam said, it did make sense. He invented so many other things. I had a million questions.
(p.19)

Dua adegan ini berasal dari buku Da Wild, Da Crazy, Da Vinci karya Jon Scieszka. Kelihatannya lucu ya bisa berada bersama seorang jenius di masa lalu, kemudian menemukan bahwa hal-hal kecil, lelucon lama, ternyata berasal dari mereka. Meski saya meragukan kebenarannya, tetap saja saya suka dengan adegan ini.

Ingin berbagi scene menarik dalam bacaan kalian, silakan:

  1. Tuliskan suatu adegan atau deskripsi pemandangan/manusia/situasi/kota dan sebagainya dari buku pilihan kalian ke dalam suatu post.
  2. Jelaskan mengapa adegan atau deskripsi itu menarik, menurut versi kalian masing-masing.
  3. Jangan lupa cantumkan button Scene on Three di dalam post dengan link menuju blog Bacaan B.Zee.
  4. Masukkan link post kalian ke link tools yang ada di bawah post Bacaan B.Zee, sekalian saling mengunjungi sesama peserta Scene on Three.
  5. Meme ini diadakan setiap tanggal yang mengandung angka tiga, sesuai dengan ketersediaan tanggal di bulan tersebut (tanggal 3, 13, 23, 30, dan 31).

Da Wild, Da Crazy, Da Vinci – Jon Scieszka

401856Title : Da Wild, Da Crazy, Da Vinci (The Time Wrap Trio #14)
Author : Jon Scieszka (2004)
Illustrator : Adam McCauley
Publisher : Scholastic
Edition : 4th printing, 2006 (First Scholastic printing, September 2005)
Format : Paperback, 74 pages

Saya mengambil buku ini karena nama penulisnya pernah muncul dalam postingan FYE tahun 2013 lalu, sebelum mengetahui bahwa buku ini adalah bagian dari serial. Meski demikian, buku ini dapat dibaca terpisah, karena latar belakang singkat yang penting telah disinggung di buku ini.

The Time Wrap Trio terdiri atas tiga anak laki-laki; Joe, Sam dan Fred. Berawal dari kado ulang tahun Joe dari pamannya berupa sebuah buku berwarna biru, dengan gambar-gambar dan tulisan-tulisan berkode, yang dengannya mereka bertualang di masa lalu maupun masa depan. Atas ide dari Sam—berdasarkan riset yang dilakukannya, mereka berasumsi bahwa penemu atau pembuat buku itu adalah Leonardo da Vinci. Kemudian mereka tiba di Italia, di masa lima abad sebelumnya.

Usaha mereka mencari Da Vinci demi mengetahui rahasia dan cara kerja buku yang mereka sebut The Book itu tampaknya tak berjalan lancar. Meski telah bertemu dengan sang pelukis Mona Lisa itu, Time Wrap Trio dihadapkan pada Captain Nassti yang sedang berusaha memanfaatkan penemuan-penemuan Da Vinci. Mereka bertiga pun mencari akal untuk meloloskan diri dari Nassti sekaligus menghindarkan kekejamannya dari penemuan-penemuan berharga Da Vinci.

Meski terlihat serius, petualangan mereka sebenarnya cukup sederhana dan penuh dengan humor. Tidak ada sains ataupun teori yang muluk-muluk dalam buku ini, tetapi banyak sekali sains sehari-hari yang diselipkan. Dari hal yang sederhana, dengan memanfaatkan sedikit bahan dari penemuan Leonardo da Vinci, cerita ini berhasil diramu dengan kocak dan hidup (termasuk proses penggambaran Vitruvian Man). Namun begitu, yang agak kurang berkenan untuk saya adalah bahasa masa lalu yang tampaknya sama saja dengan bahasa masa kini.

Selain Leonardo da Vinci, tokoh sejarah yang muncul dalam buku ini adalah Lord Borgia (Cesare Borgia) dan Niccolò Machiavelli. Penemuan yang ditampilkan saat itu, beserta hubungan para tokoh tersebut memang benar-benar mengacu pada sejarah. Jadi, mungkin dapat saya katakan bahwa buku ini juga merupakan historical fiction ringan untuk anak-anak.

3/5 bintang untuk Joe, Sam dan Fred da Brooklyn.

Review #8 of Children’s Literature Reading Project

Review #15 for 2014 TBRR Pile Reading Challenge (Historical Fiction #2)

Review #22 for Lucky No.14 Reading Challenge category Bargain All The Way

Beberapa fakta sejarah yang tersirat maupun tersurat dalam buku ini:

– Vitruvian Man yang dalam buku ini belum diberi nama, berawal dari teori bahwa panjang rentang kedua lengan manusia sama dengan tingginya, hingga terbentuk sebuah persegi; ujung kaki dan tangan manusia akan membentuk lingkaran dengan menaikkan lengan hingga jari tengah setinggi puncak kepala, sehingga pusat tubuh berada di pusar; dan dengan merentangkan kedua kaki, akan terbentuk segitiga samakaki. Untuk deskripsi yang lebih lengkap dan akurat, cek artikel ini atau itu.

– Cesare Borgia, Duke of Valentinois, pernah mempekerjakan Leonardo da Vinci sebagai arsitek dan insinyur militer. Da Vinci membangun sebuah kanal sebagai salah satu strategi perang.

– Machiavelli menuliskan tentang Borgia dalam bukunya, The Prince, yang menunjukkan kesepahaman dalam politik. Machiavelli juga menyaksikan sendiri masa kekuasaan Borgia.