Tag Archives: FYE Children’s Literature

Fun Year With Children’s Literature : Wrap-Up and Giveaway Winner

Baiklah, tahun 2013 belum saya tutup sepenuhnya karena saya masih berhutang pemenang giveaway utama FYE Children’s Literature yang, seperti saya sebutkan, ada dua orang pemenang.

Sebelumnya, saya berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada 45 peserta yang telah mendaftar, dan juga kepada 30 peserta yang sudah menyumbangkan reviewnya (tidak termasuk saya dan mbak Maria). Total review yang masuk ke link tools ada 451 review, dengan beberapa review saya dan mbak Maria.

Untuk review saya sendiri, pada akhirnya tidak semua saya masukkan ke dalam link tools, tetapi bisa dilacak di tag FYE Children’s Literature di blog ini. Sedangkan review yang terdaftar dalam read along yang di-host oleh mbak Maria bisa dilihat di sini. Dan ini adalah daftar review yang sudah masuk, silakan dilihat di dalam si katak biru.

Reviews for FMs1


Reviews for FMs2


Reviews for FMs3


Reviews for FMs4


Reviews for FMs5

Beberapa peserta saya ketahui seringkali lupa memasukkan review ke dalam link tool, beberapa mungkin sulit mencocokkan jadwal bacanya dengan segala kesibukan dan reading challenge yang diikuti, yang lain mungkin bahkan lupa sama sekali pernah mendaftar ke event ini. Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebutlah saya menyusun suatu project yang saya singkat dengan CLRP di sini.

Di CLRP, peserta dapat dengan bebas menentukan tujuannya sendiri, ingin bersenang-senang, atau ingin mengejar target.

Sekadar mengingatkan, di awal, saya menjanjikan dua hadiah untuk giveaway utama, yaitu buku anak seharga 130k IDR untuk peraih poin tertinggi, dan buku anak seharga 90k IDR untuk satu entry review yang dipilih secara acak.

Setelah saya cek keseluruhan entry yang masuk, dan saya lakukan perhitungan poin, maka peraih poin tertinggi, yang akan mendapatkan voucher buku anak senilai Rp130.000,- adalah :

Dila @ Kilas Buku

Dan review yang terpilih secara acak, yang berhak mendapatkan voucher buku anak senilai Rp90.000,- adalah :

Ferina – Sapphire Battersea by Jacqueline Wilson (FMs4)

Selamat untuk kedua pemenang. Bagi yang belum beruntung, hey, setidaknya kalian sudah berhasil menaklukkan event ini dengan membaca buku anak dan mereviewnya. CLRP masih menunggu kalian 😉

Advertisements

Fun Year with Children’s Literature : Closing

Tahun 2013 sudah berlalu, yang artinya Fun Year Event with Children’s Literature secara resmi saya tutup. Tepuk tangan untuk kalian semua yang sudah membaca dan mereview buku-buku anak, entah itu satu, sepuluh, dua puluh, bahkan lebih. Terima kasih pada 46 peserta yang telah mendaftar di sini, plus satu peserta yang menyusul mendaftar lewat email.

Saya masih punya pekerjaan rumah untuk ‘merapikan’ ratusan review yang sudah masuk dari FMs1, FMs2, FMs3, FMs4 sampai FMs5. Oleh karena satu dan lain hal, kemungkinan akan memakan waktu agak lama. Tapi jangan khawatir, giveaway utama masih tetap akan ada, secepatnya bulan depan. Akan ada dua orang pemenang, silakan berdoa dulu sambil menanti update lebih lanjut dari saya, atau bahkan mungkin email yang memberi tahu bahwa kamu pemenangnya.

Untuk tahun ini, FYE berubah menjadi sebuah reading project yang disebut Children’s Literature Reading Project (CLRP). Jika kalian belum puas dengan pencapaian tahun kemarin, atau ingin lebih dekat dengan buku-buku anak, jangan ragu untuk bergabung dengan CLRP.

Di CLRP, kalian lah yang menentukan target kalian sendiri. Untuk lebih jelasnya, lihat saja di sini.

Sekali lagi, terima kasih. Saya tunggu partisipasinya di CLRP.

Fun Year With Children’s Literature : Fun Months 5

“It’s never too late to have a happy childhood.” 
― Tom RobbinsStill Life with Woodpecker

Wuah, FYE sudah memasuki periode FMs terakhir, artinya…hostnya harus siap-siap untuk merekap semua review yang sudah masuk. Seru sekali ternyata menjelajahi children’s literature. Saya juga melihat antusiasme para peserta, dari yang memang sudah sejak awal menyukai buku anak, sampai yang menemukan hal baru tentang buku anak karena mengikuti event ini. Karena itu, sayang sekali jika event ini dihentikan sampai akhir tahun ini saja.

Saya sendiri merasa kurang maksimal tahun ini, masih banyak literatur anak yang ingin saya jelajahi, masih banyak target yang belum saya capai dalam membaca buku anak-anak. Mungkin beberapa di antara peserta masih ada yang belum puas juga? Saya akan mengajak kalian kembali untuk have fun with children’s literature tahun depan, dengan format yang berbeda. Tunggu saja tanggal mainnya 😉

FYE buttonUntuk FMs ini, temanya adalah realistic fiction dan atau awards’ winner. Bagi yang suka dengan tema keluarga, kehidupan sehari-hari, persahabatan, atau yang masih penasaran dengan buku-buku pemenang penghargaan, ini waktunya untuk menjelajahi buku-buku dengan tema tersebut.

Jangan lupa mencantumkan usia kelayakan baca dan FYE button beserta link menuju ke post ini atau post utama pada setiap review. Perkecualian, khusus untuk blogger yang sudah mencantumkan FYE button di sidebar-nya, tidak perlu lagi mencantumkan di post reviewnya, cukup link saja. Untuk pengguna Goodreads/Facebook saja yang wajib. Untuk lain-lain, bisa ditengok kembali di post utama.

Link tool dibuka 1 November dan ditutup 31 Desember 2013. Pertanyaan bisa disampaikan lewat kolom komentar di bawah ini, email busy_mail125@yahoo.com, atau twitter @bzee_why

Cek juga mba Maria yang punya special event di  Little Alice’s Garden atau di twitter @HobbyBuku. Jangan sampai terlewatkan ya.

“All grown-ups were once children… but only few of them remember it.” 
― Antoine de Saint-ExupéryThe Little Prince

Missing May – Cynthia Rylant

Missing MayTitle : Missing May
Author : Cynthia Rylant (1992)
Publisher : Yearling
Edition : 3rd printing, October 1993
Format : Paperback, 90 pages

But we never got the chance, because just like there are certain ways people expect you to get married, or go to church, or raise kids, there are certain ways people expect you to grieve. (p.36)

Hidup Summer tak sama lagi sepeninggal Bibi May, yang telah merawatnya sejak dia masih kecil. Summer kecil yang sudah tak memiliki orang tua menjadi beban bagi paman dan bibinya yang lain, tetapi tidak dengan Paman Ob dan Bibi May yang menyayanginya sepenuh hati mereka. Summer tumbuh dalam kasih sayang keduanya, namun hanya enam tahun, Bibi May meninggalkannya dan Paman Ob untuk selamanya.

Kehilangan Bibi May lebih sulit bagi Paman Ob, dia sering mengurung diri, tak ada lagi keceriaan yang biasa. Waktu-waktu yang berlalu tak juga menjadi obat, keduanya masih sulit untuk hidup normal, untuk merelakan Bibi May. Hingga suatu saat Summer berkenalan dengan salah seorang teman sekolahnya yang dianggap aneh, Cletus Underwood.

We’re all meant to need each other.
She’d just remind us that there’s more places to be together than this one. She’d tell us we don’t have to give up if this life doesn’t give us everything we want. There’s always another one.
(p.23)

Akan tetapi, ternyata kehadiran Cletus memberi makna tersendiri bagi Summer dan Paman Ob. Terutama sejak Paman Ob mengatakan bahwa dia merasakan kehadiran arwah Bibi May, Cletus pun menjadi rekannya yang mencari cara untuk berhubungan dengan Bibi May.

Cletus had some gifts—I was learning this bit by bit—and knowing when to talk and when not to was turning out to be one of them. (p.36-37)

Kisah dalam buku tipis ini sangat sarat dengan rasa kekeluargaan. Saya bisa merasakan pentingnya arti Bibi May bagi Summer dan Paman Ob, bagaimana Summer yang sedang beranjak remaja menghadapi kehilangan dan perubahan lingkungan, juga bagaimana seseorang yang dianggap ‘aneh’ pada kenyataannya tak seaneh yang orang lain lihat.

It’s funny, how can you know something like that right away. How you can see in someone’s face that he feels completely safe, and full of power and love, and suddenly things between you become so easy. Cletus was home, and he didn’t need to be crazy at all. (p.60)

Pada akhirnya, yang mereka perlukan adalah keikhlasan. Ikhlas menerima kehilangan, dan ikhlas menerima apa yang masih ada di sekitar mereka. Buku ini indah dengan caranya, meski bagi saya terlalu singkat, dia masih bisa menggambarkan perasaan, mengajak perasaan, dan menunjukkan bagaimana perasaan bekerja.

3/5 untuk pemenang Newbery tahun 1993 ini.

I used to think it was because people fear death. But now I think it is because people can’t bear saying good-bye. (p.79)

Review #19 for Books in English Reading Challenge 2013

Fun Year With Children’s Literature : Fun Months 4

Wah, tak terasa sudah memasuki bulan September, sudah meninggalkan Fun Months terpanjang tahun ini. Bagaimana FMs3? Siapa yang menyelesaikan seri terpanjang? Yang jelas pasti ada kepuasan tersendiri, mungkin serial yang kalian baca sudah tertumpuk sekian lama dan sekarang kalian sudah menyelesaikan dan membuat reviewnya 😀

Setelah menyelesaikan fantasi, saatnya ke FMs4 dimana kita akan membaca  Mystery / Classic / Bildungsroman. Peraturan utamanya masih sama, yaitu mencantumkan usia kelayakan baca dan FYE button beserta link menuju ke post ini atau post utama. Perkecualian, khusus untuk blogger yang sudah mencantumkan FYE button di sidebar-nya, tidak perlu lagi mencantumkan di post reviewnya, cukup link saja. Untuk pengguna Goodreads/Facebook saja yang wajib. Untuk lain-lain, bisa ditengok kembali di post utama.

FYE buttonTema klasik dan bildungsroman sudah tidak asing ya di FMs1, sengaja saya ulang karena genre ini memang luas sekali. Tambahannya, kita akan main detektif-detektifan juga, atau mungkin petualangan berbau misteri, yang jelas misteri untuk anak-anak justru seringkali menyenangkan untuk orang dewasa (khususnya kita pecinta children’s literature ^.^).

So, let’s continue the fun. Link tool dibuka 1 September dan ditutup 31 Oktober 2013. Pertanyaan bisa disampaikan lewat kolom komentar di bawah ini, email busy_mail125@yahoo.com, atau twitter @bzee_why

Untuk special event, jangan lupa selalu pantau mba Maria di  Little Alice’s Garden atau di twitter @HobbyBuku. Jangan sampai terlewatkan ya.

“Do not grow old, no matter how long you live. Never cease to stand like curious children before the Great Mystery into which we were born.” 
― Albert Einstein