The Little Red Hen

The Little Red Hen merupakan salah satu dongeng yang telah lama dikisahkan secara turun-temurun. Asal-usulnya sendiri sudah tidak jelas, kebanyakan sumber menyatakan dari Inggris, namun ada juga yang menyatakan berasal dari Rusia.

Dongeng ini merupakan fabel yang menceritakan seekor ayam, the Little Red Hen, yang menemukan bibit gandum, dan hendak menanamnya. Dia meminta bantuan pada teman-temannya; kucing, tikus, dan anjing (dalam versi lain disebutkan babi, kucing, dan bebek), akan tetapi ketiganya menolaknya dengan alasan yang bermacam-macam. Hingga tiba saat panen, sang ayam tak juga mendapatkan bantuan dari teman-temannya, pun saat dia hendak menggilingnya menjadi tepung, dan memasaknya menjadi roti, mereka semua menolak membantu.

Akhirnya, ketika roti sudah matang dan siap disantap, barulah teman-temannya datang untuk ikut menikmati roti yang merupakan hasil kerja keras the Little Red Hen sendirian.

Book CoverDongeng sederhana ini telah diadaptasi dalam berbagai macam buku bergambar (picture books), maupun diceritakan secara audiovisual.

Pada versi yang diceritakan kembali, serta diberi ilustrasi oleh Florence White Williams, yang diterbitkan oleh Project Gutenberg tahun 2006 [EBook #18735], dikatakan bahwa induk ayam ini meminta bantuan pada babi, kucing, dan tikus, karena kesibukannya mengurus anak-anak ayamnya. Dia melihat bahwa ketiga penghuni peternakan itu menganggur, sehingga berharap mendapatkan sedikit bantuan dari mereka. Namun ketika berulang kali ketiganya menolak, the Little Red Hen pun ternyata bisa turun tangan mengerjakannya sendiri, tanpa menelantarkan anak-anaknya.


“Reading is one of the joys of life, and once you begin you can’t stop, and you’ve got so many stories to look forward to.” –Benedict Cumberbatch (the narrator)


Adaptasi dari Speakaboos.

867650Salah satu adaptasi yang paling terkenal adalah yang diterbitkan oleh Little Golden Book (see detail).

Kesederhanaan kisah ini, pengulangan pola (meminta bantuan dan ditolak), membuat kisah ini mudah diingat oleh anak-anak, terutama jika dibacakan kepada anak balita. Dongeng ini memberi pemahaman betapa pentingnya tolong-menolong, serta apa keuntungan dan kerugian yang didapatkan darinya. Pemilihan ‘roti’ sebagai hasil akhir, yang sering ditemui dalam keseharian, juga memudahkan anak untuk menerima pesan moral dari kisah ini.


Video adaptasi dari Golden Book Video Classic

FYE button

One response to “The Little Red Hen

  1. Pingback: Second Year Update of The Classics Club Project | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s