An Ideal Husband – Oscar Wilde

2444473Title : An Ideal Husband
Author : Oscar Wilde (1893)
Publisher : Project Gutenberg
Edition : Ebook #885, March 27, 2009
Format : ebook

Oh, I love London Society! I think it has immensely improved. It is entirely composed now of beautiful idiots and brilliant lunatics. Just what Society should be. (Mabel Chiltern, Act I)

Ini adalah play Oscar Wilde yang kedua kali saya baca setelah The Importance of Being Earnest (TioBE). Oleh karena jeda dalam membacanya tidak terlalu jauh, maka mau tak mau saya pun membandingkan keduanya. Menurut saya, kedua play ini sama-sama memiliki humor menyenangkan khas Wilde, namun An Ideal Husband (AIH) mengangkat konflik yang lebih ‘serius’. Di samping itu, dalam hal penulisan, setting panggung dan sosok karakter dalam AIH dijelaskan jauh lebih terperinci daripada TioBE.

Konflik utamanya bermula dari pertemuan Sir Robert Chiltern dengan Mrs. Cheveley, yang memiliki ‘bisnis gelap’ di masa lalu. Saat ini, Sir Robert memiliki reputasi yang baik dan posisi cukup penting di parlemen, sedangkan Mrs. Cheveley memiliki kepentingan untuk itu. Oleh karena tidak mendukung kepentingan wanita itu, Sir Robert diancam akan dibongkar masa lalunya yang gelap, jalan ‘salah’ yang ditempuhnya untuk mencapai posisinya yang sekarang.

Hati nurani Sir Robert pun terusik. Dia sadar akan kesalahannya di masa lalu, dan dia siap untuk menebusnya. Namun satu hal yang dia tidak siap adalah membayangkan reaksi istrinya. Dia takut Lady Chiltern, yang selalu memujanya dan menganggapnya sempurna serta ‘suami yang ideal’, akan meninggalkan dirinya jika mengetahui masa lalunya.

Di tengah kegalauannya, hanya Lord Goring yang dia percayai sebagai sahabat sekaligus penasihatnya. Gambaran mengenai alur kisah ini dapat dilihat lebih jelas di kutipan-kutipan yang sudah saya pilih di sini. Peran penting dan karakter Lord Goring juga telah saya bahas di sini.

We have married perfect husbands, and we are well punished for it. (Mrs. Marchmont, Act I)

Hal utama yang saya tangkap dari drama ini adalah bagaimana ‘suami yang ideal’ itu seharusnya. Apakah yang benar-benar sempurna tanpa cela? Apakah seharusnya Sir Robert Chiltern mengatakan kebenaran itu sejak awal, sebelum pernikahannya, bisakah dia dimaafkan jika baru mengatakannya saat ini? Apakah sebaiknya Lady Chiltern mengetahui kebenaran, atau biarkan saja dia melihat suaminya yang ‘ideal’ saat ini, tanpa perlu mengungkit masa lalunya?

I don’t think man has much capacity for development. He has got as far as he can, and that is not far, is it? (Lady Markby, Act II)

Selain konflik utama tersebut, ada pula konflik Lord Goring dengan ayahnya, yang menginginkan putranya segera menikah. Sementara Lord Goring sendiri tampaknya belum memiliki niat untuk itu, terkecuali ketertarikannya pada Mabel Chiltern—adik Sir Robert, sahabatnya—yang tak jelas keseriusannya. Konflik menjadi lebih keruh saat terungkap bahwa Lord Goring juga memiliki ‘rahasia’ dengan Mrs. Cheveley di masa lalu—hal yang bisa menyulitkan, atau memudahkan, usahanya membantu Sir Robert.

There is more to be said for stupidity than people imagine. Personally I have a great admiration for stupidity. It is a sort of fellow-feeling, I suppose. (Lord Goring, Act II)

Geniuses talk so much, don’t they? Such a bad habit! And they are always thinking about themselves, when I want them to be thinking about me. (Mabel Chiltern, Act II)

Meski sudah bersiap untuk tema yang serius, tampaknya AIH tetap menjadi drama komedi yang tak kalah lucu dengan TioBE. Berkali-kali humor dan celetukan kocak tercetus di antara pembicaraan yang menegangkan hingga saya dibuat terbahak beberapa kali. Dan yang tak kalah penting adalah kritik sosial yang tersebar di sana-sini, yang tetap menyatu dengan konflik—atau humornya.

If one could only teach the English how to talk, and the Irish how to listen, society here would be quite civilised. (Mrs. Cheveley, Act III)

5/5 bintang untuk kesan mendalam dalam tawa.

It is always worth while asking a question, though it is not always worth while answering one. (Lord Goring, Act II)

Review #7 of Let’s Read Plays

Review #22 for Books in English Reading Challenge 2013

3 responses to “An Ideal Husband – Oscar Wilde

  1. Pingback: Let’s Read Plays Wrap Up | Bacaan B.Zee

  2. Pingback: Books in English 2013 Wrap Up | Bacaan B.Zee

  3. Pingback: Second Year Update of The Classics Club Project | Bacaan B.Zee

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s